info mantap
Mar
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2017 Tanggal 19 Maret 2018
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2017 Tanggal 19 Maret 2018
Agenda I: 
Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan termasuk Pengesahan Laporan Keuangan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, termasuk penyampaian Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi I PT Bank Mandiri Taspen Pos Tahun 2017, serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggungjawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurus dan pengawas yang telah dijalankan selama Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2017.
       Keputusan:
    1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young Global Limited) dengan pendapat Wajar Dalam Semua Hal Yang Material.
    2. Menerima laporan pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi I Bank Mandiri Taspen Pos 2017 sebesar Rp.1.993.394.000.000 (satu triliun sembilan ratus sembilan puluh tiga miliar tiga ratus sembilan puluh empat juta rupiah).
    3. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada segenap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.
    4. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Endang Wahyudin, Nixon Lambok Pahotan Napitupulu dan Ihwan Sutardiyanta atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan dari tanggal 1 Januari 2017 sampai tanggal 7 April 2017 sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017
 
  1. Agenda II:
Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.
      Keputusan:
    1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 yang sebesar Rp. 160.047.149.383,- (seratus enam puluh miliar empat puluh tujuh juta seratus empat puluh Sembilan ribu tiga ratus delapan puluh tiga rupiah) sebagai berikut:
      1. Sejumlah 3,12% dari Laba Bersih Setelah Pajak atau sebesar  Rp.5.000.000.000,- (lima miliar rupiah) disisihkan sebagai dana cadangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
      2. Sejumlah 10% dari Laba Bersih Setelah Pajak atau sebesar Rp.16.004.714.938 (enam belas miliar empat juta tujuh ratus empat belas ribu sembilan ratus tiga puluh delapan rupiah) dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham.
      3. Sejumlah 86,88% dari Laba Bersih Setelah Pajak atau sebesar  Rp.139.042.434.445 (seratus tiga puluh sembilan miliar empat puluh dua juta empat ratus tiga puluh empat ribu empat ratus empat puluh lima rupiah) ditetapkan sebagai laba ditahan.
    2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menentukan waktu dan tata cara pelaksanaan pembagian dividen di atas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 
  1. Agenda III:
Persetujuan Penetapan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
      Keputusan:
    1. Menyetujui penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja a member firm of Ernst & Young (EY) Global Limited sebagai Auditor Independen yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
    2. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik terpilih, karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
 
  1. Agenda IV: 
Persetujuan penetapan gaji  bagi anggota Direksi, honorarium bagi anggota Dewan Komisaris dan penetapan tunjangan lainnya termasuk  tantieme bagi segenap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Keputusan:
Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Mayoritas dan diketahui oleh Pemegang Saham Pengendali lainnya untuk menetapkan:
    1. Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2018.
    2. Tantieme atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.
 
  1. Agenda V : 
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Keputusan:
    1. Menyetujui mengubah Anggaran Dasar Perseroan pasal 18 Ayat 1 tentang Rencana Kerja, Tahun Buku dan Laporan Tahunan, sebagai berikut :
Semula:
Direksi menyampaikan rencana kerja yang memuat juga anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan, sebelum tahun buku dimulai.
menjadi:
Direksi menyampaikan rencana kerja yang memuat juga anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan, sebelum tahun buku dimulai.
Persetujuan Dewan Komisaris dilakukan setelah mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Mayoritas dan diketahui oleh Pemegang Saham Pengendali lainnya.
    1. Memberikan kuasa dan wewenang penuh dengan hak subtitusi kepada Direksi Perseroan untuk melakukan setiap dan seluruh hal serta tindakan yang disyaratkan dan/atau diperlukan untuk menjalankan Persetujuan agenda Kelima Rapat ini.
 
  1. Agenda VI : 
Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
Keputusan :
    1. Memberhentikan dengan hormat:
  1. Dewan Komisaris
1)   Abdul Rachman                         
2)   Agus Haryanto                            
3)   I Wayan Deko Ardjana                            
4)   Sukoriyanto Saputro                                
5)   Edhi Chrystanto       
  1. Direksi
1)   Josephus Koernianto Triprakoso                      
2)   Ida Ayu Kade Karuni                                
3)   Nurkholis Wahyudi                                   
4)   Paulus Endra Suyatna
yang telah berakhir masa jabatannya sejak penutupan RUPS Tahunan Tahun buku 2017 dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat menjadi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan.
    1. Menyetujui pengangkatan kembali atas nama:
  1. Dewan Komisaris  :
1. Abdul Rachman sebagai Komisaris Utama
2. Sukoriyanto Saputro sebagai Komisaris Independen
3. Edhi Chrystanto sebagai Komisaris Independen
 
        b. Direksi :
1. Josephus Koernianto Triprakoso sebagai Direktur Utama
2. Nurkholis Wahyudi sebagai Direktur
 
Masa Jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut di atas terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Menteri BUMN selaku pemegang saham Seri A Dwiwarna PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
    1. Menyetujui pengangkatan kembali atas nama:
 
        a. Dewan Komisaris :
Agus Haryanto sebagai Komisaris
         b. Direksi:
Paulus Endra Suyatna sebagai Direktur 
 
Masa Jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut di atas terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
    1. Menyetujui pengangkatan atas nama Zudan Arief Fakrulloh sebagai Komisaris Independen terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya, namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Menteri BUMN selaku pemegang saham PT Taspen (Persero) dan Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
    1. Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta instansi terkait lainnya.
Terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun buku 2017, susunan pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:
 
       a. Dewan Komisaris
1)   Abdul Rachman (Komisaris Utama)                          
2)   Agus Haryanto (Komisaris)                             
3)   Sukoriyanto Saputro (Komisaris Independen)                            
4)   Edhi Chrystanto (Komisaris Independen)                                
5)   Zudan Arief Fakrulloh (Komisaris Independen)                                  
  1. Direksi
1)   Josephus Koernianto Triprakoso (Direktur Utama)                      
2)   Nurkholis Wahyudi (Direktur)                                   
3)   Paulus Endra Suyatna (Direktur)                               
4)   Muhamad Gumilang (Direktur) 
5)   Iwan Soeroto (Direktur) 
 
Adapun pembagian tugas dan wewenang setiap anggota Direksi serta struktur organisasi Perseroan akan ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat Direksi Perseroan dan selanjutnya diajukan kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuan.
 
Denpasar, 21 Maret 2018
PT Bank Mandiri Taspen
 
Ttd
 
Direksi
 
Mar
Dividen Bank Mandiri Taspen Meningkat
Dividen Bank Mandiri Taspen Meningkat

Kuta, 19 Maret 2018 – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp 16 Miliar. Dividen tersebut 10 persen dari perolehan laba bersih tahun 2017 yang tercatat Rp 160 Miliar.

 Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menjelaskan, dividen final tersebut meningkat dari tahun lalu yang dibagikan oleh perseroan sebesar 5 persen. RUPST juga telah memberikan persetujuan kepada Direksi (dengan persetujuan Dewan Komisaris) untuk menetapkan dan membayar dividen final tahun buku 2017 kepada pemegang saham yang akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan perseroan yang berlaku.

“Dengan meningkatnya pembagian deviden dari tahun buku 2016 yakni Rp 2,53 miliar menjadi Rp 16 miliar atau meningkat 6324 persen, mengindikasikan bahwa permodalan Bank Mantap sehat dengan rasio kecukupan modal bank (CAR) sebesar 22,32 persen. Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam ekspansi bisnis ditahun 2018,” ujar Jos.

RUPST pada tahun ini mengubah susunan pengurus perseroan, adapun pergantian Dewan Komisaris yaitu I Wayan Deko Ardjana yang menjabat Komisaris Independen digantikan oleh Zudan Arif Fakrulloh. Untuk pergantian di Jajaran Direksi yaitu Ida Ayu Kade Karuni yang berhenti secara hormat dikarenakan periode masa jabatan telah selesai.

Di samping itu, RUPST juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan 2017. Laba bersih tahun buku 2017 sebesar Rp 160 miliar meningkat 215,9 persen dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp 50,67 miliar. Laba ditopang oleh pertumbuhan kredit yang mencapai Rp 10,50 triliun pada akhir tahun 2017 tumbuh 113,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,92 triliun. Laba juga ditopang pendapat operasional lainnya (Fee Based Income) yang meningkat 252,7 persen menjadi Rp 156,5 miliar secara year on year.
Pertumbuhan kredit pensiunan menjadi kontributor utama peningkatan laba perseroan pada tahun 2017. Josephus mengungkapkan total penyaluran kredit pensiunan pada tahun 2017 sebesar Rp 8,51 triliun tumbuh sebesar 210,6 persen. Selain kredit pensiunan, perseroan juga telah menyalurkan ke sektor Mikro pada akhir sebesar Rp 1,05 triliun dan sektor Retail sebesar Rp 940 miliar dengan rasio Non Performing Loan (NPL) diangka 0,65 persen akhir tahun 2017

“Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut juga mendorong peningkatan asset sebesar 85,2 persen pada akhir tahun 2017 menjadi Rp 13,68 triliun dari Rp 7,39 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya,” tutup Jos.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1. Komisaris Utama – Abdul Rachman
2. Komisaris – Agus Haryanto
3. Komisaris Independen – Edhi Chrystanto
4. Komisaris Independen – Sukoriyanto Saputro
5. Komisaris Independen – Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1. Direktur Utama - Josephus Koernianto Triprakoso
2. Direktur - Paulus Endra Suyatna
3. Direktur - Nurkholis Wahyudi
4. Direktur - Muhamad Gumilang
5. Direktur – Iwan Soeroto *)
 
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

Bambang T. Pramusinto
Corporate Secretary & Legal
PT Bank Mandiri Taspen

Jan
Bank Mantap Gelar Festival Mantap Indonesia Bagi Pensiunan
Bank Mantap Gelar Festival Mantap Indonesia Bagi Pensiunan
Jakarta, 28 Januari 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menghelat ajang tahunan Festival Mantap Indonesia sebagai puncak rangkaian HUT perseroan ke-3 tahun serentak di 2 (dua) kota besar yaitu Jakarta dan Medan untuk meningkatkan brand awareness dan engagement kepada pensiunan dengan mengundang Persatuan Werdata Republik Indonesia (PWRI) dan Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) sebagai perwakilan pensiunan dari PNS dan TNI/Polri. Dalam event yang digelar pada Minggu, 28 Januari 2017 tersebut, perseroan berharap dapat mendatangkan lebih dari 3.500 pengunjung di dua kota, dimana seluruhnya akan melakukan kegiatan jalan sehat, senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerjasama dengan Mandiri Inhealth.

Pada saat yang sama, Bank Mantap juga meresmikan logo perusahaan yang baru sesuai dengan pemilik saham yaitu Bank Mandiri dan Taspen oleh Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso serta disaksikan oleh Direktur Bank Mandiri Kartini Sally dan Direktur Taspen Bagus Rumbogo.
 
“Sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2017 Bank Mantap dan telah keluarnya ijin dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perseroan melakukan perubahan nama dan logo perusahaan yang sebelumnya PT Bank Mandiri Taspen Pos menjadi PT Bank Mandiri Taspen tetapi perseroan tetap menggunakan identitas Bank Mantap” ungkap Josephus.
 
Direktur PT Taspen Bagus Rumbogo menambahkan, perubahan nama dan logo perusahaan Bank Mantap yang sebelumnya salah satu pemilik saham  Bank Mantap yaitu PT Pos Indonesia yang diakusisi oleh PT Taspen sebesar 20 persen, merupakan bukti keseriusan Taspen untuk memperkuat struktur permodalan Bank Mantap sebagai bank pensiunan di Indonesia.
 
“Pada akhir tahun 2017, PT Taspen telah menyetorkan modal kepada Bank Mantap sebesar Rp 80 milliar untuk memperkuat ekspansi bisnis Bank Mantap yaitu salah satu rencananya pengembangan jaringan Bank Mantap secara nasional pada tahun 2018 sebanyak 20 jaringan kantor dan 50 jaringan low cost network Graha Mantap, yang sebelumnya sampai akhir tahun 2017 jumlah kantor cabang Bank Mantap sebanyak 186 jaringan kantor di 28 provinsi” tutur Bagus.
 
Acara Festival Mantap Indonesia sebagai bentuk apresiasi kepada para pensiunan dari PNS dan TNI/Polri yang telah usai mengabdi bagi negeri ini melalui acara-acara hiburan, wisata kuliner dan bazaar yang diisi oleh mitra binaan pensiunan Bank Mantap yang tetap produktif dan aktif di masa pensiun sesuaitagline Bank Mantap “Tiada kata pensiun untuk berkarya”.
 
“Saat ini jumlah nasabah pensiunan Bank Mantap pada akhir bulan Desember 2017 berjumlah 59.180 orang atau meningkat 272 persen dari periode tahun sebelumnya dengan jumlah pensiunan 21.767 orang. Meningkatnya jumlah nasabah pensiunan secara signifikan adalah indikator bahwa nasabah pensiunan PNS dan TNI/Polri puas dengan produk dan layanan Bank Mantap, tapi kami tidak akan pernah puas dalam berbenah serta meningkatkan produk dan jasa layanan Bank” ujar Josephus.
 
Pada acara Festival Mantap Indonesia juga dilaksanakan penarikan Undian Gratis Berhadiah (UGB) dengan hadiah paket Wisata Religi Rohani (berkunjung ketempat suci bagi keyakinan agama pemenang beserta pasangannya) untuk 3 (tiga) pemenang beserta pasangannya bagi 38.000 lebih debitur pensiunan yang diundi.
 
Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)
 
Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.
 
Sampai dengan bulan Desember 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 13,68 triliun atau tumbuh sekitar 85,2 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 9,73 triliun atau tumbuh sampai dengan 72,2 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 10,50 triliun atau meningkat sampai 113,1 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 8,51 triliun dengan persentase tumbuh 210,6 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 160 miliar atau naik sampai dengan 215,9 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 186 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.
 
Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.   Komisaris Utama : Abdul Rachman
2.   Komisaris : Agus Haryanto
3.   Komisaris : Edhi Chrystanto
4.   Komisaris Independen : Sukoriyanto Saputro
5.   Komisaris Independen : I Wayan Deko Ardjana

Direksi :
1.   Direktur Utama : Josephus Koernianto Triprakoso
2.   Direktur : Paulus Endra Suyatna
3.   Direktur : Nurkholis Wahyudi
4.   Direktur : Ida Ayu Kade Karuni
5.   Direktur : Muhamad Gumilang
6.   Direktur : Iwan Soeroto *)
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK
 
Bambang T. Pramusinto
Corporate Secretary & Legal
PT Bank Mandiri Taspen

 

Dec
Pemberitahuan Perubahan Nama Dan Logo Perseroan
Pemberitahuan Perubahan Nama Dan Logo Perseroan
Berdasarkan:
  1. Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Mandiri Taspen Pos tanggal 9 Oktober 2017.
  2. Persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-0023134.AH.01.02 Tahun 2017 Tanggal 7 November 2017 Tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Bank Mandiri Taspen.
  3. Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan Nomor: KEP-22/PB-1/2017 Tanggal 18 Desember 2017 Tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Mandiri Taspen Pos Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank Mandiri Taspen, dan
  4. Surat Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara No.S-128/KR.08/2017 Tanggal 22 Desember 2017 Tentang Penegasan Perubahan Logo Bank.
 
Dengan ini diumumkan perubahan nama dan logo perseroan:
semula
PT Bank Mandiri Taspen Pos
menjadi
PT Bank Mandiri Taspen*
(Bank Mantap)
 
*Berlaku efektif tanggal 23 Desember 2017
Sehubungan dengan perubahan tersebut, maka perlu kami sampaikan bahwa:
  1. Seluruh hubungan hukum, perjanjian/kontrak, baik dengan nasabah maupun dengan mitra usaha (business/ clients vendors) yang masih menggunakan nama PT Bank Mandiri Taspen Pos tetap berlaku dan dapat dipergu- nakan sampai dengan tanggal berakhirnya perjanjian/kontrak yang bersangkutan;
  2. Warkat Bank (Cek, Bilyet Giro, Tabungan ataupun warkat bank dalam bentuk lainnya) yang memuat nama PT Bank Mandiri Taspen Pos tetap dapat dipergunakan sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut;
  3. Kartu ATM yang mencantumkan nama PT Bank Mandiri Taspen Pos tetap dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut;
  4. Segala fasilitas, manfaat dan fitur serta syarat dan ketentuan lainnya yang saat ini berlaku terkait dengan layanan perbankan tidak mengalami perubahan sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.
Untuk penjelasan lebih lanjut atas perubahan nama Perseroan, dapat menghubungi Sekretaris Perusahaan pada nomor telepon : (0361) 8421510 ext.317 dan (0361) 8421510 ext 262.
 
Denpasar, 23 Desember 2017
PT Bank Mandiri Taspen
 
ttd
 
Direksi
Nov
Tingkatkan Literasi Keuangan Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan
Tingkatkan Literasi Keuangan Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan
Yogyakarta, 24 November 2017 - Dalam rangka menjalankan program  literasi keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) Kantor Cabang Jogjakarta menyelenggarakan Edukasi Perbankan Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Kepada Masyarakat. Bertempat di Warung Makan Ayam Goreng Bu Tini, mengambil tema Edukasi Perbankan & Literasi  Keuangan “Program Pengenalan Perbankan dan Keuangan” dengan dihadiri oleh seratus orang Ibu-Ibu PKK.
 
Acara edukasi perbankan dibuka oleh Rini Yuwono Wati, perwakilan Bank Mantap Yogyakarta dalam sambutan mengatakan bahwa penyelenggaraan edukasi perbankan ini merupakan amanat dari OJK kepada seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang ada di Indonesia termasuk Bank Mantap untuk menginformasikan fitur dasar produk dan layanan jasa keuangan  termasuk memberikan keterampilan terkait manfaat biaya dan risiko dalam memanfaatkan produk Bank. Untuk tahun 2017 ini program sasaran edukasi adalah perempuan dan ibu rumah tangga dalam rangka implementasi Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI).
 
“Bank Mantap berupaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dengan memberikan pengetahuan perbankan, sehingga masyarakat khususnya Ibu Rumah Tangga dapat lebih cerdas dan mandiri seri segi finasial termasuk dalam pengelolaan keuangan lebih baik serta untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga” tutur Rini.
 
Bapak Rusdi Saleh selaku Ketua RW 5 Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbul Harjo, Yogyakarta dalam sambutannya mengapresiasi  penyelenggaraan program edukasi ini, harapannya dengan edukasi dari Bank Mantap, ibu rumah tangga dapat mendapatkan pengetahuan produk-produk bank seperti apa, apa keuntungan yang bisa diperoleh dengan memanfaatkan produk bank dan dimana bisa mendapatkan produk bank tersebut.
 
Acara edukasi perbankan yang diselenggarakan oleh Bank Mantap, dipandu oleh Komunitas Seloso Selo, beragam pertanyaan diajukan oleh peserta salah satunya dari Maya yang menanyakan seperti apa kemanan uangnya kalau disimpan di Bank yang di tanggapi oleh Rini bahwa menyimpan uang sangat aman karena semua uang nasabah yang disimpan di Bank dijamin oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan memenuhi ketentuan LPS tersebut.
 
Dalam kegiatan edukasi, Bank Mantap juga memberikan pemeriksaan gratis kepada para peserta bekerjasama dengan Klinik Dokter Dinia menghadirkan 3 tenaga pemeriksa kesehatan, peserta dapat melakukan pengecekan kadar gula darah, kolesterol dan lainnya.
 
Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.
 
Sampai dengan akhir bulan Oktober 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 12,73 triliun atau tumbuh sekitar 148,2 persen dari periode yang sama sebelumnya, sedangkan posisi Dana Pihak Ke-3  mencapai Rp 8,74 triliun atau tumbuh sampai dengan 107,4 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 9,62 triliun atau meningkat sampai 141,3 persen, khusus untuk penyaluran kredit  pensiunan sebesar Rp 7,51 triliun dengan persentase tumbuh 297,5 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 125,2 miliar atau naik sampai dengan 168,3 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 177 kantor tersebar di 28 provinsi Indonesia.
 
Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :
Dewan Komisaris :
1.   Komisaris Utama              : Abdul Rachman
2.   Komisaris                          : Agus Haryanto
3.   Komisaris                          : Edhi Chrystanto
4.   Komisaris Independen      : Sukoriyanto Saputro
5.   Komisaris Independen      : I Wayan Deko Ardjana

Direksi :
1.   Direktur Utama                 : Josephus Koernianto Triprakoso
2.   Direktur                            : Paulus Endra Suyatna
3.   Direktur                            : Nurkholis Wahyudi
4.   Direktur                            : Ida Ayu Kade Karuni
5.   Direktur                            : Muhamad Gumilang
6.   Direktur                            : Iwan Soeroto *)
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK
Nov
Bank Mantap Luncurkan Program Wirausaha Mantap Sejahtera
Bank Mantap Luncurkan Program Wirausaha Mantap Sejahtera
Jakarta, 14 November 2017 – Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menyelenggarakan peluncuran program “Wirausaha Mantap Sejahtera” di Rumah Mandiri Inkubator Bisnis, Jakarta Selatan. Dalam rangka meningkatkan produktivitas dan menumbuhkan jiwa wirausaha bagi para nasabah pensiunan PNS dan TNI/Polri,  Bank Mantap melakukan inovasi dengan menciptakan program Wirausaha Mantap Sejahtera yang akan mendukung produktivitas dan menambah nilai ekonomi masyarakat, khususnya para calon pensiunan maupun pensiunan.
 
Wirausaha Mantap Sejahtera adalah program wirausaha yang terintegrasi antara pelatihan ide, praktek usaha, pengembangan diri dan mentoring usaha berkelanjutan, dengan tujuan agar para calon pensiunan/pensiunan dapat berkarya membangun usaha dan hidup sejahtera di masa pensiun. Melalui program Wirausaha Mantap Sejahtera, Bank Mantap ingin menciptakan komunitas-komunitas wirausaha yang anggotanya adalah para calon pensiunan/pensiunan yang memiliki minat usaha yang sama dengan jenis usaha sesuai dengan potensi lokal daerah tempat para pensiunan tersebut berada.
 
Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, tujuan diselenggarakannya program Wirausaha Mantap Sejahtera adalah bentuk dukungan kepada pemerintah untuk menumbuhkan jumlah wirausaha di Indonesia, khususnya dari kalangan pensiunan PNS dan TNI/Polri. Lalu mendorong pensiunan untuk bisa mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain.
 
“Tujuan program ini wirausaha dapat menjadi pilihan kegiatan utama untuk mendukung produktivitas di masa pensiun dan untuk sarana pengembangan diri dan menuangkan ide serta kreativitas untuk menjaga tingkat keaktifan di masa pensiun. Diharapkan Bank Mantap dapat memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat seperti turunnya daya beli masyarakat, serta dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan” tutur Jos.
 
Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menambahkan, Indonesia akan mengalami ledakan populasi lansia pada tahun 2050 dengan jumlah mencapai 80 juta jiwa lansia sehingga Indonesia termasuk dalam 10 besar negara dengan jumlah lansia terbesar di dunia (sumber : UN Population Projection). Hal ini berpotensi menjadi beban bagi populasi usia produktif dimana lansia tersebut dimungkinkan untuk menderita sakit, tidak mampu melakukan apa – apa dan tergantung kepada orang lain ditambah bahwa 53 persen masyarakat Indonesia khawatir akan kemampuan menjalani masa pensiun yang berkecukupan.
 
“Dengan mempertimbangkan hal tersebut dan keterbatasan fisik para pensiunan, maka Bank Mantap menciptakan program wirausaha yang mudah dilakukan oleh para pensiunan dengan membantu memberikan solusi dari hulu hingga hilir, dari sejak mendapatkan motivasi dan teori usaha hingga bantuan pemasaran,” ungkap Nurkholis.
 
Program wirausaha mantap sejahtera merupakan salah satu dari 3 pilar program Bank Mantap, yaitu Mantap Sehat (meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat, khususnya pensiunan), Mantap Aktif (mendukung penciptaan masyarakat, khususnya pensiunan yang aktif, produktif, tangguh dan bahagia) dan Mantap Sejahtera (menciptakan masyarakat, khususnya pensiunan yang mandiri dan sejahtera melalui kewirausahaan).
 
Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.
 
Sampai dengan akhir bulan Oktober 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 12,73 triliun atau tumbuh sekitar 148,2 persen dari periode yang sama sebelumnya, sedangkan posisi Dana Pihak Ke-3  mencapai Rp 8,74 triliun atau tumbuh sampai dengan 107,4 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 9,62 triliun atau meningkat sampai 141,3 persen, khusus untuk penyaluran kredit  pensiunan sebesar Rp 7,51 triliun dengan persentase tumbuh 297,5 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 125,2 miliar atau naik sampai dengan 168,3 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 177 kantor tersebar di 28 provinsi Indonesia.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.   Komisaris Utama - Abdul Rachman
2.   Komisaris - Agus Haryanto
3.   Komisaris - Edhi Chrystanto
4.   Komisaris Independen - Sukoriyanto Saputro
5.   Komisaris Independen - I Wayan Deko Ardjana

Direksi :
1.   Direktur Utama - Josephus Koernianto Triprakoso
2.   Direktur - Paulus Endra Suyatna
3.   Direktur - Nurkholis Wahyudi
4.   Direktur - Ida Ayu Kade Karuni
5.   Direktur - Muhamad Gumilang
6.   Direktur - Iwan Soeroto *)
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK