info mantap
Feb
Bank Mantap Luncurkan Layanan Digital Untuk Para Nasabah
Bank Mantap Luncurkan Layanan Digital Untuk Para Nasabah

Denpasar, 24 Februari 2019–Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) meluncurkan fitur baru berupa layanan Teller dan Customer Service yaitu E-Otentikasi dan layananSmart Branch System (SBS)pada event tahunan Bank Mantap yaitu Festival Mantap Indonesia (FMI). Kedua layanan tersebut dirancang khusus dalam melayani nasabah pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri.

Direktur Utama Josephus K. Triprakoso mengatakanuntuk menjadi leading pension business Bank, Bank Mantap terus memacu tranformasi digitalisasi layanan untuk mempermudah dan mempercepat akses nasabah. Dengan layanan yang baru yaitu E-Otentikasi dan SBS merupakan bentuk adaptasi perseroan terhadap trend dan kebutuhan layanan modern.

“Pada layanan E-Otentikasi merupakan solusi bagi para nasabah pensiunan PNS dan TNI/Polri yang tidak datang ke cabanguntuk proses otentikasi dengan mekanisme awal yaitu enrollmentdisetiap cabang Bank Mantap. Keunggulan layanan E-Otentikasi yaitu dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja pensiunan berada, layanan ini dapat diakses dengan menggunakan gadget IOS maupun android,” ujar Josephus saat peluncuran layanan E-Otensikasi dan SBS di Lapangan Bajra Sandhi Renon, Minggu (24/2).

Pada saat yang sama Direktur IT & Operations Bank Mantap Iwan Soeroto menambahan, dalam meningkatkan layanan kepada nasabah, Bank Mantap secara resmi meluncurkan SBS dalam memudahkan transaksi di kantor cabang Bank Mantap.Semula layanan dicabang yang dimulai mengisi slip transfer, tarik tunai dan transaksi lainnya menggunakan kertas saat ini digantikan layanan digital SBS dengan hanya menggesek kartu ATM.

“Dengan adanya layanan SBS ini para nasabah hanya memencet tombol di screen PCtidak perlu repot mengisi slip transaksi yang berisiko salah dalam penulisan dan dapat mempercepat layanan transaksi serta efisien di kantor cabang sehingga tidak perlu antri lama. Layanan digital ini ramah lingkungan dikarenakan paperlessdan merupakan bagian bentuk dari kepedulian terhadap issue lingkungan,” kata Iwan.

Diujung peluncuran layanan, Bank Mantap melakukan sesi demofitur layanan E-Otensikasi dan SBS kepada nasabah pensiunan ASABRI yaitu I Nyoman Sudiarga dan pensiunan BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) M. Nazhar Faqi didepan 3500 peserta event FMI.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Desember 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 20,94 triliun atau tumbuh sekitar53persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 15,16 triliun atau tumbuh sampai dengan 56,8 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 15,52 triliun atau meningkat sampai 47,8 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 14,01 triliun dengan persentase tumbuh 64,7 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 333,47 miliar atau naik sampai dengan 108,4 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 274 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan antara lain sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1. Komisaris Utama            : Abdul Rachman
2. Komisaris                       : Agus Haryanto
3. Komisaris Independen   : Edhi Chrystanto
4. Komisaris Independen   : Sukoriyanto Saputro
5. Komisaris Independen   : Zudan Arif Fakrulloh

Direksi :
1. Direktur Utama              : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                         : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                         : Nurkholis Wahyudi
4. Direktur                         : Iwan Soeroto

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Feb
Bank Mantap memilih Empyrean Solusi APAC untuk IFRS 9
Bank Mantap memilih Empyrean Solusi APAC untuk IFRS 9

10 Februari 2019 - Bank Mantap, juga dikenal sebagai PT Bank Mandiri Taspen memfokuskan bisnis mereka pada dua sektor yakni sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan sektor pensiunan - pinjaman kepada pensiunan pegawai negeri. Bank yang menjadi pemenang berbagai penghargaan ini, menyusul induk perusahaannya PT. Bank Mandiri Tbk, telah memilih sistem IFRS 9 Empyrean Solutions APAC yang canggih yang disebut IFRS9.NXT.

Dengan solusi terpercaya dari Empyrean, Bank Mantap mampu menganalisis dan melakukan beberapa simulasi penghitungan end-to-end IFRS 9 perhitungan dalam sekejap. Platform ini juga memungkinkan bank untuk lebih menyempurnakan manajemen risiko di luar persyaratan IFRS 9.

IFRS9.NXT oleh Empyrean Soolutions APAC dikenal sebagai solusi IFRS 9 yang paling terukur dan memiliki kinerja terbaik di Indonesia dan di seluruh dunia. Sebagai satu-satunya solusi IFRS 9 yang mendukung teknologi real-time memberikan Bank Mantap keunggulan kompetitif atas pesaing mereka. Hal ini akan memungkinkan Bank Mantap untuk merespon lebih cepat terhadap perubahan ekonomi dan meminimalkan dampak terhadap bank.

“Untuk mengantisipasi risiko masa depan dan dampaknya terhadap paparan kredit secara akurat, diharapkan IFRS9 dapat menggabungkan data keuangan dan risiko yang tidak dapat diragukan untuk dirumuskan dalam menghadapi perkembangan bisnis dan peraturan dari regulator yang cukup dinamis.” Kata Fajar Aris Setiawan, CFO Bank Mantap.

“Kami bangga bisa melayani Bank Mantap dengan teknologi canggih kami, karena Manajemen Risiko dan kesadaran adalah bagian penting dari budaya mereka.” Kata Chris Puype, CEO Empyrean Solutions APAC.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi 2 Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT. Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per 23 Desember 2017 bersamaan dengan penerbitan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penggunaan nama baru tersebut.

Per Desember 2018, total aset yang dimiliki oleh Bank Mantap tercatat pada posisi Rp. 20,94 trilyun atau telah naik sekitar 53 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 telah mencapai Rp. 15,16 triliun atau meningkat hingga 56,8 persen, penyediaan kreditnya berkisar antara Rp. 15,52 triliun atau meningkat hingga 47,8 persen, khusus untuk pemberian kredit pensiunan, yakni sebesar Rp. 14,01 trilyun atau dengan persentase pertumbuhan sebanyak 64,7 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan adalah 333.470 milyar atau meningkat hingga 108,4 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap memiliki 274 jaringan kantor di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan antara lain sebagai berikut :

Dewan Komisaris:

1. Presiden Komisaris        : Abdul Rachman

2. Komisaris                       : Agus Haryanto

3. Komisaris Independen   : Edhi Chrystanto

4. Komisaris Independen   : Sukoriyanto Saputro

5. Komisaris Independen   : Zudan Arif Fakrulloh

Dewan Direksi:

1. Presiden Direktur          : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                         : Paulus Endra Suyatna

3. Direktur                         : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                         : Iwan Soeroto

Feb
Pemindahan Alamat Kantor Pusat Bank Mandiri Taspen
Pemindahan Alamat Kantor Pusat Bank Mandiri Taspen

 Diberitahukan kepada seluruh Stakeholder, Nasabah dan Mitra Bisnis PT. Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) bahwa berdasarkan surat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-5/PB.1/2019 tanggal 28 Januari 2019 perihal Rencana Pemisahan dan Pemindahan Alamat Kantor Pusat, maka terhitung mulai tanggal 11 Maret 2019 Kantor Pusat Bank Mantap efektif akan pindah alamat kantor dengan penjelasan sebagai berikut :

 

 

Sehubungan perpindahan Kantor Pusat, kami sampaikan sebagai berikut :

1. Segala hal yang terkait dengan surat-menyurat, telepon/fax dan keperluan administrasi lainnya, ditujukan ke alamat baru tersebut.

2. Apabila membutuhkan penjelasan lebih lanjut atas perpindahan alamat Kantor Pusat baru, dapat menghubungi Sekretaris Perusahaan pada nomor telepon 0816891792/(021) 3919161 atau email corporate.secretary@bankmantap.co.id.

Demikian pengumuman ini disampaikan.

Denpasar, 6 Februari 2019

Ttd

Direksi

 

Dec
Himbauan Tidak Memberikan Hadiah Bingkisan Dalam Rangka Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019
Himbauan Tidak Memberikan Hadiah Bingkisan Dalam Rangka Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019

Sehubungan dengan perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019, dalam rangka menerapkan prinsip – prinsip Good Corporate Governance dan menjaga integritas serta kode etik pegawai PT Bank Mandiri Taspen (“Bank Mantap”), dengan hormat kami sampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan (Stakeholders) Bank Mantap untuk tidak memberikan bingkisan, parsel maupun hadiah dalam bentuk apapun kepada seluruh Jajaran Bank Mantap.

Apabila terdapat Jajaran Bank Mantap yang meminta atau menerima hadiah dari seluruh Stakeholders, maka kami mohon untuk menyampaikan informasi di whistleblowing system Bank Mantap pada website corporate www.bankmantap.co.id untuk dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh Stakeholders Bank Mantap atas dukungan dan kerjasamanya sehingga kami tetap dapat menjaga integritas dan komitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan mitra kerja sebagaimana semboyan kami untuk menjadi mitra terbaik dan terpercaya dalam memberdayakan dan mensejahterakan.

Demikian kami sampaikan

Denpasar, 21 Desember 2018

PT Bank Mandiri Taspen

Ttd

Direksi

Dec
Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan Bagi Para Bidan di Semarang
Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan Bagi Para Bidan di Semarang

Semarang, 21 Desember 2018 – Dalam rangka menjalankan program literasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Kantor Pusat menyelenggarakan Edukasi Perbankan Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Kepada Masyarakat. Bertempat diHotel Dafam Semarang, dengan mengambil tema Edukasi Perbankan & Literasi Keuangan “Program Pengenalan Perbankan dan Keuangan”.

Acara edukasi perbankan dibuka oleh Paulus Endra Suyatna selaku Direktur Compliance & Risk Bank Mantap yang dalam sambutannya mengatakan pada tahun 2018 sasaran program edukasi tersebut adalah para pensiunan PNS yang tergabung dalam komunitas PWRI dan pensiunan TNI/POLRI yang tergabung dalam komunitas PEPABRI. Untuk, kegiatan edukasi di Semarang ini menghadirkan 100 peserta yang terdiri dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Jawa Tengah dan Komunitas Bidan Kota Semarang. Edukasi ini dioptimalisasikan kepada para bidan agar dapat mengenal tentang produk perbankan dan peningkatan pengetahuan serta pemahaman terhadap lembaga produk dan layanan jasa keuangan.

“Edukasi perbankan tersebut bertujuan dalam rangka implementasi Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) dan menginformasikan fitur dasar produk serta layanan jasa keuangan, termasuk memberikan keterampilan terkait manfaat biaya dan risiko dalam memanfaatkan produk Bank yang dibutuhkan pensiunan untuk selalu produktif dan aktif sesuai dengan visi misi perseroan” ujar Endra

Endra menambahkan, edukasi yang diadakan di Semarang merupakan bagian dari road show di beberapa kota besar di Indonesia yang sebelumnya diadakan di kota Makassar, Denpasar dan Kupang, penyelenggaraan edukasi perbankan ini dilakukan secara rutin yang merupakan amanat dari OJK kepada seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).
Dalam kegiatan edukasi, Bank Mantap juga memberikan pemeriksaan gratis kepada para peserta bekerjasama dengan Klinik Nawang Medista Pratama, menghadirkan 3 (tiga) tenaga pemeriksa kesehatan, peserta dapat melakukan pengecekan kadar gula darah, kolesterol dan lainnya.


Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)


Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan bulan Oktober 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp18,56 triliun atau tumbuh sekitar 45,8 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 14,02 triliun atau tumbuh sampai dengan 60,5 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 14,76 triliun atau meningkat sampai 53,5 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 13,20 triliun dengan persentase tumbuh 75,7 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 290,6 miliar atau naik sampai dengan 132,1 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 220 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

Dewan Komisaris :
1. Komisaris Utama : Abdul Rachman
2. Komisaris : Agus Haryanto
3. Komisaris Independen : Edhi Chrystanto
4. Komisaris Independen : Sukoriyanto Saputro
5. Komisaris Independen : Zudan Arif Fakrulloh

Direksi :
1. Direktur Utama : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur : Paulus E. Suyatna
3. Direktur : Nurkholis Wahyudi
4. Direktur : Iwan Soeroto

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Dec
Besarkan Bank Mantap Mandiri dan Taspen Injeksi Modal
Besarkan Bank Mantap Mandiri dan Taspen Injeksi Modal

Jakarta, 18 Desember 2018 – Untuk mendukung aspirasi menjadikan Bank Mantap sebagai bank kebanggaan Indonesia di segmen pensiunan, Bank Mandiri dan Taspen sepakat untuk memperkuat struktur permodalan dengan penambahan modal sebesar Rp500 Milyar. Penambahan modal ini dibutuhkan untuk mengimbangi pertumbuhan bisnis Bank Mantap yang sangat pesat, dimana pertumbuhan aset tahun 2017 mencapai 85% yoy dan risiko terjaga dengan NPL <0,7%.

Menurut Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Sulaiman A. Arianto, Bank Mandiri dan Taspen juga terus meningkatkan sinergi dengan menambah modal Bank Mantap sebesar Rp 500 Miliar. “Penguatan modal ini dapat meningkatkan size Bank Mantap yang saat ini masuk ke bank BUKU II. Peningkatan ini dapat mendorong Bank Mantap mengoptimalkan potensi pasar yang masih sangat besar sehingga mampu mendorong bisnis perseroan,” kata Sulaiman.

“Penambahan modal TASPEN di Bank Mantap ini merupakan wujud nyata TASPEN dalam membesarkan Bank Mantap untuk menjadi bank berskala nasional dan menjadi The Best Pension Bank in Indonesia”, ujar Direktur Utama TASPEN, Iqbal Latanro. Lebih lanjut, penambahan modal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ASN melalui program pembiayaan perumahan untuk ASN dan kredit pensiunan sampai usia 75 tahun oleh Bank Mantap.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso mengemukakan bahwa, suntikan modal tersebut merupakan indikator bahwa perusahan induk percaya terhadap kinerja dan layanan Bank Mantap. “Dengan penambahan modal ini, rasio kecukupan modal (CAR) Bank Mantap mencapai 19,83% dan dapat mendukung ekspansi bisnis di sektor layanan digital serta penambahan jaringan kantor di tahun 2019,”  ujarnya.

Pada saat yang sama, komposisi kepemilikan di Bank Mantap berubah menjadi 51,077% kepemilikan Bank Mandiri dan 48,416% kepemilikan Taspen. Perubahan komposisi ini diharapkan dapat memperkuat komitmen dari Pemegang Saham Pengendali (PSP) untuk terus memajukan Bank Mantap.

Bank Mantap merupakan bank patungan hasil sinergi 2 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Bank Mandiri dan Taspen. Sebelumnya, bank tersebut bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan bulan Oktober 2018, total Aset Bank Mantap mencapai Rp18,56 triliun, tumbuh sekitar 45,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Bank Mantap mampu menyalurkan kredit sebesar Rp 14,76 triliun hingga Oktober 2018 atau meningkat sampai 53,5 %.

Khusus untuk kredit pensiunan,  Bank Mantap telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 13,20 triliun dengan persentase tumbuh 75,7%. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 220 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.