info mantap
Apr
Peresmian Kantor Kas Cempaka Putih Bank Mantap Wujud Strategi Sinergi
Peresmian Kantor Kas Cempaka Putih Bank Mantap Wujud Strategi Sinergi

Jakarta, 17 April 2018 – Sebagai perusahaan anak Bank Mandiri dan Taspen, Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) terus melakukan pembukaan cabang baru diseluruh wilayah Indonesia, dengan tujuan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada nasabah dan mengembangkan bisnis Bank Mantap. Salah satu realisasi hal tersebut adalah pembukaan kantor kas di Kantor Pusat PT Taspen Persero sebagai salah satu realisasi langkah strategis tersebut.

Kantor Kas tersebut terletak di Jl. Letjen Suprapto No.45 Cempaka Putih, Jakarta Pusat itu diresmikan oleh Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso dan disaksikan oleh Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro dan para jajaran manajemen Taspen yang bertepatan dengan HUT PT Taspen (Persero) yang Ke-55 Tahun.

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, peresmian Kantor Kas tersebut yang bertepatan dengan HUT Taspen merupakan simbol bahwa Bank Mantap selalu bersinergi dengan perusahaan induk, salah satunya yaitu mengembangkan jangkauan layanan Kantor Kas Bank Mantap yang berlokasi di Kantor Taspen.
 
“Pada saat ini Kantor Kas Bank Mantap yang berlokasi di Kantor Taspen berjumlah 4 unit dan kedepannya akan terus bertambah serta Kantor Kas ini merupakan bagian dari Bank Mantap Distribution II (dua) yang meliputi seluruh kawasan Jabodetabek dan Jawa Barat, merupakan Kantor Kas yang ke-55. Semoga ditahun 2018 ini jaringan kantor Bank Mantap berjumlah 221 unit dan mobil kas berjumlah 59 unit diseluruh Indonesia sesuai yang ditetapkan Rencana Bisnis Bank tahun 2018” ujar Jos.
 
Kuartal I 2018, Kinerja Bank Mantap Tetap Tumbuh Dengan Baik

Hingga akhir bulan Maret 2018, Bank Mantap berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 77,4 miliar tumbuh 148 persen dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menjelaskan pertumbuhan laba Bank Mantap hingga kuartal pertama tahun ini menunjukkan bahwa kinerja perseroan semakin membaik di tengah situasi makroekonomi dan daya beli masyarakat yang belum kondusif.

“Kami bersyukur hingga Maret tahun ini kredit yang disalurkan Bank Mantap mencapai Rp 11,94 triliun,” ujarnya saat meresmikan Kantor Kas Bank Mantap Cempaka Putih Jakarta, Selasa (17/4).

Kredit Bank Mantap hingga Maret 2018 melonjak 93 persen dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu yang mencapai Rp 11,94 triliun. Jos menjelaskan pertumbuhan kredit Perseroan dimotori oleh segmen pensiunan yang meningkat 160,9 persen secara yoy menjadi Rp 10,10 triliun, dengan rasio NPL kredit secara keseluruhan yaitu 0,64 persen.

Pertumbuhan laba perseroan disamping ditopang laju kredit juga berhasil melakukan efisiensi operasional sehingga menurunkan rasio BOPO dari 84,06 persen menjadi 78,44 persen dan peningkatan Fee Based Income (FBI) mencapai Rp 57,1 miliar yang tumbuh 113,7 persen.
“Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan mencapai Rp 11,17 triliun, meningkat sebesar 59,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Secara keseluruhan, pertumbuhan kinerja perseroan terlihat dari posisi asset yang tumbuh 74,6 persen dibandingkan dengan posisi Maret tahun lalu dari Rp 8,79 triliun menjadi Rp 15,35 triliun,” tutup Jos.
 
Susunan pengurus perseroan sebagai berikut

Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama                : Abdul Rachman 
2.  Komisaris                           : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen        : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen        : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen        : Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1. Direktur Utama         : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                    : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                    : Nurkholis Wahyudi 
4. Direktur                    : Muhamad Gumilang
5. Direktur                    : Iwan Soeroto* )

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK
 
Bambang T. Pramusinto
Corporate Secretary & Legal
PT Bank Mandiri Taspen

Apr
Bank Mantap Adakan Pelatihan Wirausaha Bagi Pensiunan Yogyakarta
Bank Mantap Adakan Pelatihan Wirausaha Bagi Pensiunan Yogyakarta

Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) yang merupakan salah satu perusahaan anak Bank Mandiri dan Taspen melakukan inovasi dengan menciptakan program “Wirausaha Mantap Sejahtera” (WMS) yang mendukung produktivitas, meningkatkan daya beli dan menambah nilai ekonomi masyarakat dalam rangka menumbuhkan jiwa wirausaha bagi para pensiunan PNS dan TNI/Polri. Dalam hal ini pelatihan yang pertama kali di kota DI Yogyakarta bekerja sama dengan Jogja Farm Group yaitu perusahaan penyedia bibit DOC dan daging ayam kampung unggulan dan terbaik di daerah Yogyakarta. 

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso tujuan pelatihan ayam di Jogja ini adalah memberikan peserta pengetahuan tentang seluk beluk budidaya ayam kampung serta memberikan panduan secara detail dan terstruktur bagi peserta yang ingin berwirausaha dalam bidang peternakan ayam khususnya untuk komoditas ayam kampung jawa super. Pelatihan ini mengajarkan para pensiunan dari peternakan hingga penjualan, Diharapkan dengan program pelatihan WMS yang disiapkan Bank Mantap secara periodik dari hulu ke hilir seluruh pensiunan semakin memiliki semangat dan keinginan untuk berwirausaha kepada para peserta yang hadir.

“Bank Mantap ingin menciptakan komunitas-komunitas wirausaha yang anggotanya adalah para calon pensiunan/pensiunan yang memiliki minat usaha yang sama dengan jenis usaha sesuai dengan potensi lokal daerah tempat para pensiunan tersebut berada. Ditahun 2018 ini target Bank Mantap adalah 780 sampai 1000 wirausaha pensiunan binaan di 39 Kantor Cabang Bank Mantap yang tersebar di 28 provinsi” tutur Jos.

Diharapkan dengan terselenggaranyaa kegiatan ini merupakan bentuk nyata Bank Mantap mendukung kepada pemerintah khususnya DI Yogyakarta untuk menumbuhkan jumlah wirausaha khususnya para pensiunan untuk mendorong dapat mandiri, serta diharapkan para peserta dapat memiliki keahlian yang diminati sesuai dengan arah minat kewirausahaannya.

Program wirausaha mantap sejahtera merupakan salah satu dari 3 pilar program Bank Mantap, yaitu Mantap Sehat (meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat, khususnya pensiunan), Mantap Aktif (mendukung penciptaan masyarakat, khususnya pensiunan yang aktif, produktif, tangguh dan bahagia) dan Mantap Sejahtera (menciptakan masyarakat, khususnya pensiunan yang mandiri dan sejahtera melalui kewirausahaan).

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

 

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Maret 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 15,35 triliun atau tumbuh sekitar 74,6 persen, sedangkan posisi Dana Pihak Ketiga  mencapai Rp 11,17 triliun atau tumbuh sampai dengan 59,7 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 11,94 triliun atau meningkat sampai 93 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 10,1 triliun dengan persentase tumbuh 160,9 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 77,4 miliar atau naik sampai dengan 148 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 195 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.   Komisaris Utama               : Abdul Rachman
2.   Komisaris                          : Agus Haryanto
3.   Komisaris                          : Edhi Chrystanto
4.   Komisaris Independen       : Sukoriyanto Saputro
5.   Komisaris Independen       : Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1.   Direktur Utama       : Josephus Koernianto Triprakoso
2.   Direktur                  : Paulus Endra Suyatna
3.   Direktur                  : Nurkholis Wahyudi
4.   Direktur                  : Muhamad Gumilang
5.   Direktur                  : Iwan Soeroto *)


*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

 

Mar
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2017 Tanggal 19 Maret 2018
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2017 Tanggal 19 Maret 2018
Agenda I: 
Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan termasuk Pengesahan Laporan Keuangan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, termasuk penyampaian Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi I PT Bank Mandiri Taspen Pos Tahun 2017, serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggungjawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurus dan pengawas yang telah dijalankan selama Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2017.
       Keputusan:
    1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young Global Limited) dengan pendapat Wajar Dalam Semua Hal Yang Material.
    2. Menerima laporan pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi I Bank Mandiri Taspen Pos 2017 sebesar Rp.1.993.394.000.000 (satu triliun sembilan ratus sembilan puluh tiga miliar tiga ratus sembilan puluh empat juta rupiah).
    3. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada segenap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.
    4. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Endang Wahyudin, Nixon Lambok Pahotan Napitupulu dan Ihwan Sutardiyanta atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan dari tanggal 1 Januari 2017 sampai tanggal 7 April 2017 sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017
 
  1. Agenda II:
Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.
      Keputusan:
    1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 yang sebesar Rp. 160.047.149.383,- (seratus enam puluh miliar empat puluh tujuh juta seratus empat puluh Sembilan ribu tiga ratus delapan puluh tiga rupiah) sebagai berikut:
      1. Sejumlah 3,12% dari Laba Bersih Setelah Pajak atau sebesar  Rp.5.000.000.000,- (lima miliar rupiah) disisihkan sebagai dana cadangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
      2. Sejumlah 10% dari Laba Bersih Setelah Pajak atau sebesar Rp.16.004.714.938 (enam belas miliar empat juta tujuh ratus empat belas ribu sembilan ratus tiga puluh delapan rupiah) dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham.
      3. Sejumlah 86,88% dari Laba Bersih Setelah Pajak atau sebesar  Rp.139.042.434.445 (seratus tiga puluh sembilan miliar empat puluh dua juta empat ratus tiga puluh empat ribu empat ratus empat puluh lima rupiah) ditetapkan sebagai laba ditahan.
    2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menentukan waktu dan tata cara pelaksanaan pembagian dividen di atas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 
  1. Agenda III:
Persetujuan Penetapan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
      Keputusan:
    1. Menyetujui penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja a member firm of Ernst & Young (EY) Global Limited sebagai Auditor Independen yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
    2. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik terpilih, karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
 
  1. Agenda IV: 
Persetujuan penetapan gaji  bagi anggota Direksi, honorarium bagi anggota Dewan Komisaris dan penetapan tunjangan lainnya termasuk  tantieme bagi segenap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Keputusan:
Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Mayoritas dan diketahui oleh Pemegang Saham Pengendali lainnya untuk menetapkan:
    1. Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2018.
    2. Tantieme atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.
 
  1. Agenda V : 
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Keputusan:
    1. Menyetujui mengubah Anggaran Dasar Perseroan pasal 18 Ayat 1 tentang Rencana Kerja, Tahun Buku dan Laporan Tahunan, sebagai berikut :
Semula:
Direksi menyampaikan rencana kerja yang memuat juga anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan, sebelum tahun buku dimulai.
menjadi:
Direksi menyampaikan rencana kerja yang memuat juga anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan, sebelum tahun buku dimulai.
Persetujuan Dewan Komisaris dilakukan setelah mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Mayoritas dan diketahui oleh Pemegang Saham Pengendali lainnya.
    1. Memberikan kuasa dan wewenang penuh dengan hak subtitusi kepada Direksi Perseroan untuk melakukan setiap dan seluruh hal serta tindakan yang disyaratkan dan/atau diperlukan untuk menjalankan Persetujuan agenda Kelima Rapat ini.
 
  1. Agenda VI : 
Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
Keputusan :
    1. Memberhentikan dengan hormat:
  1. Dewan Komisaris
1)   Abdul Rachman                         
2)   Agus Haryanto                            
3)   I Wayan Deko Ardjana                            
4)   Sukoriyanto Saputro                                
5)   Edhi Chrystanto       
  1. Direksi
1)   Josephus Koernianto Triprakoso                      
2)   Ida Ayu Kade Karuni                                
3)   Nurkholis Wahyudi                                   
4)   Paulus Endra Suyatna
yang telah berakhir masa jabatannya sejak penutupan RUPS Tahunan Tahun buku 2017 dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat menjadi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan.
    1. Menyetujui pengangkatan kembali atas nama:
  1. Dewan Komisaris  :
1. Abdul Rachman sebagai Komisaris Utama
2. Sukoriyanto Saputro sebagai Komisaris Independen
3. Edhi Chrystanto sebagai Komisaris Independen
 
        b. Direksi :
1. Josephus Koernianto Triprakoso sebagai Direktur Utama
2. Nurkholis Wahyudi sebagai Direktur
 
Masa Jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut di atas terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Menteri BUMN selaku pemegang saham Seri A Dwiwarna PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
    1. Menyetujui pengangkatan kembali atas nama:
 
        a. Dewan Komisaris :
Agus Haryanto sebagai Komisaris
         b. Direksi:
Paulus Endra Suyatna sebagai Direktur 
 
Masa Jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut di atas terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
    1. Menyetujui pengangkatan atas nama Zudan Arief Fakrulloh sebagai Komisaris Independen terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya, namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Menteri BUMN selaku pemegang saham PT Taspen (Persero) dan Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
    1. Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta instansi terkait lainnya.
Terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun buku 2017, susunan pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:
 
       a. Dewan Komisaris
1)   Abdul Rachman (Komisaris Utama)                          
2)   Agus Haryanto (Komisaris)                             
3)   Sukoriyanto Saputro (Komisaris Independen)                            
4)   Edhi Chrystanto (Komisaris Independen)                                
5)   Zudan Arief Fakrulloh (Komisaris Independen)                                  
  1. Direksi
1)   Josephus Koernianto Triprakoso (Direktur Utama)                      
2)   Nurkholis Wahyudi (Direktur)                                   
3)   Paulus Endra Suyatna (Direktur)                               
4)   Muhamad Gumilang (Direktur) 
5)   Iwan Soeroto (Direktur) 
 
Adapun pembagian tugas dan wewenang setiap anggota Direksi serta struktur organisasi Perseroan akan ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat Direksi Perseroan dan selanjutnya diajukan kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuan.
 
Denpasar, 21 Maret 2018
PT Bank Mandiri Taspen
 
Ttd
 
Direksi
 
Mar
Dividen Bank Mandiri Taspen Meningkat
Dividen Bank Mandiri Taspen Meningkat

Kuta, 19 Maret 2018 – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp 16 Miliar. Dividen tersebut 10 persen dari perolehan laba bersih tahun 2017 yang tercatat Rp 160 Miliar.

 Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menjelaskan, dividen final tersebut meningkat dari tahun lalu yang dibagikan oleh perseroan sebesar 5 persen. RUPST juga telah memberikan persetujuan kepada Direksi (dengan persetujuan Dewan Komisaris) untuk menetapkan dan membayar dividen final tahun buku 2017 kepada pemegang saham yang akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan perseroan yang berlaku.

“Dengan meningkatnya pembagian deviden dari tahun buku 2016 yakni Rp 2,53 miliar menjadi Rp 16 miliar atau meningkat 6324 persen, mengindikasikan bahwa permodalan Bank Mantap sehat dengan rasio kecukupan modal bank (CAR) sebesar 22,32 persen. Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam ekspansi bisnis ditahun 2018,” ujar Jos.

RUPST pada tahun ini mengubah susunan pengurus perseroan, adapun pergantian Dewan Komisaris yaitu I Wayan Deko Ardjana yang menjabat Komisaris Independen digantikan oleh Zudan Arif Fakrulloh. Untuk pergantian di Jajaran Direksi yaitu Ida Ayu Kade Karuni yang berhenti secara hormat dikarenakan periode masa jabatan telah selesai.

Di samping itu, RUPST juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan 2017. Laba bersih tahun buku 2017 sebesar Rp 160 miliar meningkat 215,9 persen dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp 50,67 miliar. Laba ditopang oleh pertumbuhan kredit yang mencapai Rp 10,50 triliun pada akhir tahun 2017 tumbuh 113,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,92 triliun. Laba juga ditopang pendapat operasional lainnya (Fee Based Income) yang meningkat 252,7 persen menjadi Rp 156,5 miliar secara year on year.
Pertumbuhan kredit pensiunan menjadi kontributor utama peningkatan laba perseroan pada tahun 2017. Josephus mengungkapkan total penyaluran kredit pensiunan pada tahun 2017 sebesar Rp 8,51 triliun tumbuh sebesar 210,6 persen. Selain kredit pensiunan, perseroan juga telah menyalurkan ke sektor Mikro pada akhir sebesar Rp 1,05 triliun dan sektor Retail sebesar Rp 940 miliar dengan rasio Non Performing Loan (NPL) diangka 0,65 persen akhir tahun 2017

“Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut juga mendorong peningkatan asset sebesar 85,2 persen pada akhir tahun 2017 menjadi Rp 13,68 triliun dari Rp 7,39 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya,” tutup Jos.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1. Komisaris Utama – Abdul Rachman
2. Komisaris – Agus Haryanto
3. Komisaris Independen – Edhi Chrystanto
4. Komisaris Independen – Sukoriyanto Saputro
5. Komisaris Independen – Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1. Direktur Utama - Josephus Koernianto Triprakoso
2. Direktur - Paulus Endra Suyatna
3. Direktur - Nurkholis Wahyudi
4. Direktur - Muhamad Gumilang
5. Direktur – Iwan Soeroto *)
 
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

Bambang T. Pramusinto
Corporate Secretary & Legal
PT Bank Mandiri Taspen

Jan
Bank Mantap Gelar Festival Mantap Indonesia Bagi Pensiunan
Bank Mantap Gelar Festival Mantap Indonesia Bagi Pensiunan
Jakarta, 28 Januari 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menghelat ajang tahunan Festival Mantap Indonesia sebagai puncak rangkaian HUT perseroan ke-3 tahun serentak di 2 (dua) kota besar yaitu Jakarta dan Medan untuk meningkatkan brand awareness dan engagement kepada pensiunan dengan mengundang Persatuan Werdata Republik Indonesia (PWRI) dan Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) sebagai perwakilan pensiunan dari PNS dan TNI/Polri. Dalam event yang digelar pada Minggu, 28 Januari 2017 tersebut, perseroan berharap dapat mendatangkan lebih dari 3.500 pengunjung di dua kota, dimana seluruhnya akan melakukan kegiatan jalan sehat, senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerjasama dengan Mandiri Inhealth.

Pada saat yang sama, Bank Mantap juga meresmikan logo perusahaan yang baru sesuai dengan pemilik saham yaitu Bank Mandiri dan Taspen oleh Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso serta disaksikan oleh Direktur Bank Mandiri Kartini Sally dan Direktur Taspen Bagus Rumbogo.
 
“Sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2017 Bank Mantap dan telah keluarnya ijin dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perseroan melakukan perubahan nama dan logo perusahaan yang sebelumnya PT Bank Mandiri Taspen Pos menjadi PT Bank Mandiri Taspen tetapi perseroan tetap menggunakan identitas Bank Mantap” ungkap Josephus.
 
Direktur PT Taspen Bagus Rumbogo menambahkan, perubahan nama dan logo perusahaan Bank Mantap yang sebelumnya salah satu pemilik saham  Bank Mantap yaitu PT Pos Indonesia yang diakusisi oleh PT Taspen sebesar 20 persen, merupakan bukti keseriusan Taspen untuk memperkuat struktur permodalan Bank Mantap sebagai bank pensiunan di Indonesia.
 
“Pada akhir tahun 2017, PT Taspen telah menyetorkan modal kepada Bank Mantap sebesar Rp 80 milliar untuk memperkuat ekspansi bisnis Bank Mantap yaitu salah satu rencananya pengembangan jaringan Bank Mantap secara nasional pada tahun 2018 sebanyak 20 jaringan kantor dan 50 jaringan low cost network Graha Mantap, yang sebelumnya sampai akhir tahun 2017 jumlah kantor cabang Bank Mantap sebanyak 186 jaringan kantor di 28 provinsi” tutur Bagus.
 
Acara Festival Mantap Indonesia sebagai bentuk apresiasi kepada para pensiunan dari PNS dan TNI/Polri yang telah usai mengabdi bagi negeri ini melalui acara-acara hiburan, wisata kuliner dan bazaar yang diisi oleh mitra binaan pensiunan Bank Mantap yang tetap produktif dan aktif di masa pensiun sesuaitagline Bank Mantap “Tiada kata pensiun untuk berkarya”.
 
“Saat ini jumlah nasabah pensiunan Bank Mantap pada akhir bulan Desember 2017 berjumlah 59.180 orang atau meningkat 272 persen dari periode tahun sebelumnya dengan jumlah pensiunan 21.767 orang. Meningkatnya jumlah nasabah pensiunan secara signifikan adalah indikator bahwa nasabah pensiunan PNS dan TNI/Polri puas dengan produk dan layanan Bank Mantap, tapi kami tidak akan pernah puas dalam berbenah serta meningkatkan produk dan jasa layanan Bank” ujar Josephus.
 
Pada acara Festival Mantap Indonesia juga dilaksanakan penarikan Undian Gratis Berhadiah (UGB) dengan hadiah paket Wisata Religi Rohani (berkunjung ketempat suci bagi keyakinan agama pemenang beserta pasangannya) untuk 3 (tiga) pemenang beserta pasangannya bagi 38.000 lebih debitur pensiunan yang diundi.
 
Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)
 
Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.
 
Sampai dengan bulan Desember 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 13,68 triliun atau tumbuh sekitar 85,2 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 9,73 triliun atau tumbuh sampai dengan 72,2 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 10,50 triliun atau meningkat sampai 113,1 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 8,51 triliun dengan persentase tumbuh 210,6 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 160 miliar atau naik sampai dengan 215,9 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 186 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.
 
Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.   Komisaris Utama : Abdul Rachman
2.   Komisaris : Agus Haryanto
3.   Komisaris : Edhi Chrystanto
4.   Komisaris Independen : Sukoriyanto Saputro
5.   Komisaris Independen : I Wayan Deko Ardjana

Direksi :
1.   Direktur Utama : Josephus Koernianto Triprakoso
2.   Direktur : Paulus Endra Suyatna
3.   Direktur : Nurkholis Wahyudi
4.   Direktur : Ida Ayu Kade Karuni
5.   Direktur : Muhamad Gumilang
6.   Direktur : Iwan Soeroto *)
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK
 
Bambang T. Pramusinto
Corporate Secretary & Legal
PT Bank Mandiri Taspen

 

Dec
Pemberitahuan Perubahan Nama Dan Logo Perseroan
Pemberitahuan Perubahan Nama Dan Logo Perseroan
Berdasarkan:
  1. Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Mandiri Taspen Pos tanggal 9 Oktober 2017.
  2. Persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-0023134.AH.01.02 Tahun 2017 Tanggal 7 November 2017 Tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Bank Mandiri Taspen.
  3. Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan Nomor: KEP-22/PB-1/2017 Tanggal 18 Desember 2017 Tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Mandiri Taspen Pos Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank Mandiri Taspen, dan
  4. Surat Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara No.S-128/KR.08/2017 Tanggal 22 Desember 2017 Tentang Penegasan Perubahan Logo Bank.
 
Dengan ini diumumkan perubahan nama dan logo perseroan:
semula
PT Bank Mandiri Taspen Pos
menjadi
PT Bank Mandiri Taspen*
(Bank Mantap)
 
*Berlaku efektif tanggal 23 Desember 2017
Sehubungan dengan perubahan tersebut, maka perlu kami sampaikan bahwa:
  1. Seluruh hubungan hukum, perjanjian/kontrak, baik dengan nasabah maupun dengan mitra usaha (business/ clients vendors) yang masih menggunakan nama PT Bank Mandiri Taspen Pos tetap berlaku dan dapat dipergu- nakan sampai dengan tanggal berakhirnya perjanjian/kontrak yang bersangkutan;
  2. Warkat Bank (Cek, Bilyet Giro, Tabungan ataupun warkat bank dalam bentuk lainnya) yang memuat nama PT Bank Mandiri Taspen Pos tetap dapat dipergunakan sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut;
  3. Kartu ATM yang mencantumkan nama PT Bank Mandiri Taspen Pos tetap dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut;
  4. Segala fasilitas, manfaat dan fitur serta syarat dan ketentuan lainnya yang saat ini berlaku terkait dengan layanan perbankan tidak mengalami perubahan sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.
Untuk penjelasan lebih lanjut atas perubahan nama Perseroan, dapat menghubungi Sekretaris Perusahaan pada nomor telepon : (0361) 8421510 ext.317 dan (0361) 8421510 ext 262.
 
Denpasar, 23 Desember 2017
PT Bank Mandiri Taspen
 
ttd
 
Direksi