info mantap
Jan
 Kerjasama Pos - Bank Mantap, Mendorong Penguatan Jaringan dan Kinerja Bank Mantap
Kerjasama Pos - Bank Mantap, Mendorong Penguatan Jaringan dan Kinerja Bank Mantap

Bandung (19/2/2016) – Memasuki 2016, kinerja Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) semakin mantap.  Pada Januari 2016, produktivitas booking kredit secara tahunan (yoy) meningkat 273%, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross tercatat 0,74%, penghimpunan dana murah naik 55%, dan laba bersih tumbuh 40,3%.

Secara keseluruhan, realisasi penyaluran kredir Bank Mantap hingga Januari 2016 tercatat sebesar Rp 1,72 triliun, tumbuh 87,5% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 919,3 miliar. Dibandingkan Desember 2015, total pembiayaan Bank Mantap itu meningkat Rp 137,9 miliar (8,7%). 

Direktur Utama Bank Mantap Nixon L.P Napitupulu optimistis kinerja perseroan akan semakin baik lagi seiring dengan pemulihan ekonomi nasional.  “Optimisme kami tidak berlebihan bila melihat produktivitas booking kredit pada Januari lalu meningkat hingga 273% (yoy),” jelas dia seusai  acara penandatanganan perjanjian kerja sama fronting antara Bank Mantap dan PT Pos Indonesia di Bandung, Jumat (19/2/2016).

Dia menambahkan, kerja sama pemasaran kredit  dengan PT Pos akan semakin memperkuat kinerja Bank Mantap ke depan.  Dalam kerja sama ini, PT Pos Indonesia  akan bertindak sebagai kuasa  dari Bank Mantap untuk menyalurkan kredit kepada pensiunan di wilayah yang belum terdapat kantor cabang Bank Mantap. 

“Pembukuannya tetap dicatat di kantor Bank Mantap terdekat. PT Pos bertindak sebagai administrator atau kepanjangan tangan Bank Mantap. Atas jasa tersebut, PT Pos akan mendapatkan fee sesuai kesepakatan,” tutur Nixon.

Secara garis besar, pemasaran kredit  mencakup kegiatan  mengakuisisi calon debitur yang meliputi tahapan  pemasaran (prospecting), pengumpulan, dan pengajuan berkas kredit. pemasaran kredit  juga mencakup kegiatan entri data, praanalisis, rekomendasi kredit, penandatanganan perjanjian kredit, proses take over, dan pemotongan angsuran kredit. Sedangkan analisa dan keputusan kredit tetap ada di Pihak Bank Mantap

Tahun lalu, Bank Mantap dan PT Pos Indonesia telah menandatangani MOU untuk kerja sama peningkatan akselerasi bisnis, termasuk pemanfaatan  jaringan kantor.  Bank Mantap dan PT Pos juga bersepakat untuk saling memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara terintegrasi.

Kerja sama kemitraan itu juga merupakan implementasi kesepakatan pemegang saham (shareholder agreement). Bank Mantap merupakan perusahaan patungan tiga BUMN, yaitu Bank Mandiri, PT Taspen (Persero), dan PT Pos dimana Bank Mantap akan memanfaatkan PT Pos dalam pemasaran produknya melalui Pos yang dikenal memiliki jaringan terluas.

“Bank Mantap memerlukan jaringan luas agar bisa menjangkau sampai pelosok negeri.  Jaringan itu telah dimiliki oleh PT Pos,” tegas Nixon.

Menurut Nixon, kerja sama dengan PT Pos bukan hanya bermanfaat untuk meningkatkan bisnis pembiayaan Bank Mantap. Kerja sama itu juga akan berdampak positif pada kegiatan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). “Bank Mantap memerlukan jaringan luas agar bisa menjangkau sampai pelosok negeri.  Jaringan itu telah dimiliki oleh PT Pos.”

Masih menurut Nixon, kerjasama pemasaran kredit tersebut merupakan solusi win-win baik untuk Pos maupun Bank Mantap, keuntungan bagi Bank Mantap tidak harus menyediakan tenaga pemasar yang banyak, sedangkan bagi Pos kerjasama tersebut akan lebih menguntungkan dimana dulunya Pos hanya sebagai pemotong angsuran kredit pensiun dengan kerjasama tersebut akan bertambah menjadi marketing agent yang tentunya revenue sharing lebih besar sehingga dapat meningkatkan penghasilan Pos.

Per Januari 2016, Bank Mantap telah menghimpun DPK sebesar Rp 2,2 triliun, meningkat sebesar Rp 407,9 miliar (22,3%) dari posisi Desember 2015.  Rinciannya, giro  meningkat 111,7% menjadi Rp 66,5 miliar, tabungan naik 4,6% menjadi Rp 405,6 miliar, dan deposito tumbuh 25,1% menjadi Rp.  1,8 triliun.  “Dibandingkan Januari 2015, pertumbuhan DPK Bank Mantap mencapai 105,6%,” jelas Nixon.

Peningkatan kinerja Bank Mantap juga terlihat perolehan laba bersih, Pada Januari 2016, perolehan laba setelah pajak tercatat sebesar Rp 3 miliar, meningkat 82,0% dibandingkan periode sama 2015 atau 180,5% dari target. Pencapaian itu dipengaruhi realisasi pendapatan bunga sebesar Rp 30,2 miliar (109,9% dari target) dan realisasi beban operasional sebesar Rp 14,7 miliar (109,9% dari anggaran).

Secara operasional, kinerja Bank Mantap juga sangat baik. Pada Januari 2016, realisasi beban operasional  sebesar Rp 14,7 miliar, lebih rendah dibandingkan anggaran sebesar Rp 16,1 miliar. Rinciannya, biaya umum & administrasi sebesar Rp 5,5 miliar, biaya tenaga kerja Rp 8,6 miliar, biaya operasional lainnya sebesar Rp 0,10 miliar, dan biaya cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar Rp 0,4 miliar. 

Jan
Operasinal Bank Mandiri Taspen Pos KCP Pasar Badung
Operasinal Bank Mandiri Taspen Pos KCP Pasar Badung

Pasca terjadinya kebakaran Pasar Badung Denpasar-Bali, Senin tanggal 29 Februari 2016, kegiatan operasional Kantor Cabang Pembantu (KCP) PT Bank Mandiri Taspen Pos Pasar Badung ditutup untuk sementara dan dialihkan ke cabang-cabang terdekat. Khusus untuk pelayanan administrasi nasabah-nasabah KCP tersebut dipusatkan di Kantor Cabang Melati PT Bank Mandiri Taspen Pos, Jl. Melati 65 Denpasar.

PT Bank Mandiri Taspen Pos atau disebut juga “Bank Mantap” selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada para nasabahnya, tidak terkecuali pada nasabah-nasabah KCP Pasar Badung yang habis terkena musibah kebakaran. Karena nasabah merupakan asset penting  yang mampu membawa bank ini  tumbuh dan berkembang.   Nasabah tidak perlu khawatir akan keamanan simpanannya maupun jaminan kreditnya pasca terjadinya kebakaran, karena data simpanan semuanya ada back up-nya dan jaminan kredit semua dalam kondisi aman dan terjaga baik, demikian dikatakan Joshepus KT, Direktur Bank Mantap. 

PT Bank Mandiri Taspen Pos sebagai bank hasil sinergi tiga BUMN, ke depan akan lebih intensif menjalin hubungan dengan ketiga induknya, yakni PT Bank Mandiri  Tbk, PT Taspen, dan PT Pos Indonesia. Dengan sinergi yang kuat, Bank Mantap menargetkan bisa naik kelas dengan modal di atas Rp 1 triliun dalam satu tahun ke depan.

Bisnis usaha Bank Mandiri Taspen Pos yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali selain tetap fokus di sektor UMKM juga sudah merambah ke sektor pensiunan. Kredit kepada pensiunan hingga Januari 2016 mencapai Rp.281,5 miliar, ikut mendongkrak pertumbuhan portofolio perkreditan perseroan per Januari 2016 yang mencapai Rp.1,7 triliun. Tahun ini, perseron ingin melayani lebih dari 20.000 pensiunan dengan target kredit pensiunan lebih Rp 1 triliun. “Kami optimistis bisa mencapai target itu,” tutur Josephus KT.

Untuk mendukung para pensiunan, Bank Mantap menawarkan sejumlah produk yang tidak memberatkan pensiunan. Selain ber bunga rendah, biaya provisi dan administrasi juga rendah. 

Dukungan PT Taspen dan PT Pos itu membuat Bank Mantap lebih yakin untuk melayani para pensiunan. Terlebih lagi, Taspen dan Pos telah lama mengelola dana pensiun. 

Tahun 2016 Bank Mantap terus memperluas jaringan kantornya, dimana hingga saat ini jumlah jaringan kantor mencapai 106 kantor dan pada tahun ini akan menambah sekitar 34 kantor di seluruh wilayah Indonesia. Upaya ini adalah untuk mendukung transformasi Bank Mantap untuk menjadi salah satu bank berskala nasional dari sebelumnya lokal Bali, demikian Josephus mengakhiri obrolannya.

Jan
Siaran Pers Pembagian sembako
Siaran Pers Pembagian sembako

Tabanan, 01 Juli 2016 – PT Bank Mandiri Taspen Pos atau yang lebih dikenal dengan nama Bank Mantap dalam kapasitasnya selaku mitra bayar dari PT Taspen (Persero), membuka layanan khusus (Posko) dan mengoperasikan 103 Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu di seluruh wilayah bali maupun luar bali. Pembukaan posko tersebut dilakukan dalam rangka pembayaran pensiun bulan Juli dan gaji ke-13 pada tanggal 2, 3 Juli 2016 dan khusus untuk tanggal 4 Juli 2016 Bank Mantap melayani kegiatan operasional perbankan. Adapun kegiatan tersebut dipusatkan di Bank Mandiri Taspen Pos Kantor Cabang Tabanan yang dihadiri langsung oleh Bambang T. Pramusinto selaku sekretaris perusahaan.

Jumlah pensiunan yang telah menjadi nasabah Bank Mantap hingga saat ini dan sekaligus menerima pembayaran gaji pensiun yang dibayarkan setiap bulannya melalui Bank Mantap sebagai mitra bayar berjumlah 2.472 pensiunan. Pembayaran yang disalurkan Bank Mantap kepada Pensiunan adalah sebesar Rp7,13 miliar jumlah tersebut berpotensi untuk terus bertambah pesat seiring dengan gencarnya ekspansi bisnis di segmen pensiunan yang saat ini Bank Mantap telah memberikan kredit sebesar Rp798 miliar kepada pensiunan, ucap Bambang T. Pramusinto yang akrab dipanggil Ito.

Dari total pembayaran pensiun yang dilakukan Bank Mantap sebesar 53% dari jumlah tersebut di atas akan di distribusikan di wilayah Bali, sementara 47% lainnya akan disalurkan ke kota-kota besar di luar Bali seperti Medan, Jakarta, Makasar dan Kupang.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini Bank Mantap memberikan bantuan sembako berupa mie instant, gula, beras dan lain-lain dengan nilai Rp50 ribu per pensiunan kepada seluruh pensiunan yang menerima pembayaran pensiun di bulan Juli dan pembayaran gaji ke-13 untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1437 H, pemberian mana dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian dan menciptakan hubungan yang baik dengan para pensiunan.

Dalam kesempatan tersebut Bambang T. Pramusinto menyampaikan terima kasih yang sangat mendalam dan memberikan apresiasi kepada nasabah pensiunan atas kepercayaannya kepada Bank Mantap sebagai mitra bayar gaji pensiunan. Hal inisejalan dengan tagline Bank Mantap, untuk memberdayakan, mensejahterakan dan memuliakan, kami ingin semua stakeholders sejahtera termasuk para pensiunan, sebagaimana kita ketahui Bank Mantap dimiliki oleh tiga BUMN besar yaitu Bank Mandiri, Taspen dan Pos.

Kita memiliki produk-produk yang khusus menyasar pensiunan, berupa Tabungan Si Mantap Pensiun maupun Kredit Mantap Pensiun, sesuai dengan spirit pembentukan Bank Mantap untuk mensejahterakan maka kami akan selalu membuat program-program sesuai kebutuhan, sederhana, kompetitif dan memenuhi kebutuhan nasabah sesuai segmen serta memberikan imbal hasil yang optimal kepada para pensiunan, tutup Ito.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan bulan Juni 2016 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi 4,134,913 triliun atau tumbuh sekitar 105.1%, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai 3,349,753 triliun atau tumbuh sampai dengan 158.6%, untuk penyaluran kredit berkisar 2,729.449 triliun atau meningkat sampai 157.9%, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 25,645 miliar atau naik sampai dengan 101.5%.

Saat ini Bank Mandiri Taspen Pos mempunyai jaringan kantor sebanyak 104 kantor tersebar di Wilayah Bali, Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Mataram, Makasar dan Kupang.

 

Susunan Pengurus Bank Mandiri Taspen Pos sebagai berikut :

Direktur Utama, Nixon LP. Napitupulu

Direktur Compliance & HC, Ida Ayu Kade Karuni

Direktur Finance & Risk Management, Josephus Koernianto Triprakoso

Direktur Business, Nurkholis Wahyudi

Direktur Procurement, Pension & Wealth Management, Paulus Endra Suyatna

Direktur IT, Network & Operation, Ihwan Sutardiyanta 

Jan
 Siaran Pers GELAR ACARA AKBAR IT SUMMIT MANDIRI GROUP TAHUN 2016
Siaran Pers GELAR ACARA AKBAR IT SUMMIT MANDIRI GROUP TAHUN 2016

Nusa Dua, 20 Juli 2016 – PT Bank Mandiri Taspen Posatau yang lebih akrab dikenal masyarakat dengan nama Bank Mantap bekerjasama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk beserta seluruh perusahaan anak Bank Mandiri, menggelar acara pertama kali yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali, dengan tema IT Summit Mandiri Group Tahun 2016, yang mengusung komitmen bersama untuk mendukung optimalisasi investasi Teknologi Informasi Mandiri Group. Optimalisasi yang dilakukan meliputi 3 (tiga) hal : Penyelarasan Arsitektur, Pengelolaan Data Bersama dan Sharing Infrastruktur Teknologi Informasi antara Bank Mandiri dengan Bank Mantap sebagai salah satu perusahaan anak.

Acara tersebut juga mengangkat issue yang sangat strategis di internal Mandiri Group berupa tata kelola  terintegrasi dalam bidang Teknologi Informasi, dengan menjalankan action plan yang telah disusun  sesuai dengan rules of the game yang telah disepakati dan dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama dari seluruh pihak yang terlibat dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam Acara tersebut hadir pula Ihwan Sutardiyanta selaku Direktur IT, Network dan Operations Bank Mantap guna mendukung komitmen bersama sinergi IT Summit Mandiri Group Tahun 2016 serta menyampaikan hal-hal penting dalam kesempatan acara tersebut, diantaranya penguatan infrastruktur maupun aplikasi untuk mendukung perkembangan bisnis Bank Mantap dalam peningkatan kapasitas jaringan IT, backup data untuk menjamin pelayanan nasabah dan juga mendukung nasabah Bank Mantap untuk  transaksi yang lebih berkembang dengan layanan mobile banking kedepannya, tukas Ihwan Sutardiyanta yang akrab dipanggil Pak Ihwan dalam kesempatan wawancara ini.

Kedepannya, aplikasi Support bisnis akan terus di upgrade secara berkesinambungan sesuai kebutuhan bisnis dan untuk ATM Bank Mantap yang pada awalnya hanya memiliki 10 mesin ATM, Bank Mantap kini bertransformasi menggunakan dan dapat memakai mesin ATM Bank Mandiri di seluruh Kantor Cabang dan Publik Area yang jumlahnya mencapai 17.341 mesin ATM serta dalam jangka waktu dekat dapat menggunakan 286.861 mesin Electronic Data Capture (EDC) Bank Mandiri di seluruh wilayah Indonesia dengan bertujuan untuk memudahkan para nasabah Bank Mantap, tambah Ihwan.

Kolaborasi support Teknologi Informasi infrastruktur dan aplikasi antara Bank Mandiri selaku perusahaan Induk lebih fokus dalam pengembangan IT secara Bank Wide, sedangkan Bank Mantap selaku perusahaan anak akan fokus ke pelayanan nasabah, khususnya nasabah pensiunan Bank Mantap yang saat ini telah dapat menggunakan mesin ATM dan Mesin EDC Bank Mandiri, tutup Ihwan dalam wawancara ekslusif di The Westin Resort Nusa Dua, Bali.

Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan bulan Juli2016 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi 4,04 triliun atau tumbuh sekitar 106,4%, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai 3,27triliun atau tumbuh sampai dengan 163,5%, dan untuk penyaluran kredit berkisar 2,8triliun atau meningkat sampai 155%, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 44,9 miliar sebelum pajakatau naik sampai dengan 133,6%.

Saat ini Bank Mandiri Taspen Pos mempunyai jaringan kantor sebanyak 108 kantor yang tersebar di seluruh wilayah Bali Nusra, Sumatera, Pulau Jawa, Sulawesi.

 

Susunan Pengurus Bank Mandiri Taspen Possebagai berikut :

-          Direktur Utama, Nixon LP. Napitupulu

-          Direktur Compliance & HC, Ida Ayu Kade Karuni

-          Direktur Finance & Risk Management, Josephus Koernianto Triprakoso

-          Direktur Business, Nurkholis Wahyudi

-          Direktur Procurement, Pension & Wealth Management, Paulus Endra Suyatna

-          Direktur IT, Network & Operation, Ihwan Sutardiyanta

Jan
Siaran pers Penanaman 1000 bibit mangrove di tukad mati
Siaran pers Penanaman 1000 bibit mangrove di tukad mati

Kuta-Badung, 06 Agustus 2016 PT Bank Mandiri Taspen Pos membuktikan dirinya sebagai perusahaan terdepan dalam upaya peduli terhadap pelestarian lingkungan dan penghijauan kembali kawasan mangrove di wilayah bali khususnya. Upaya penanaman 1.000 (seribu) bibit mangrove dan pelestarian mangrove tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social responsibility (CSR) 2016 Bank Mantap yang peduli terhadap penghijauan Bali.

Penanaman yang dilakukan di wilayah Tukad Mati Patasari merupakan daerah konservasi mangrove dan beberapa satwa langka yang dilindungi oleh pemerintah setempat, yang langsung diawasi oleh UPT TAHURA Ngurah Rai dibawah koordinasi Dinas Kehutanan Provinsi Bali. Tidak lupa dalam program penanaman 1000 bibit mangrove melibatkan Kelompok Nelayan Prapat Agung sebagai pihak yang mendukung program CSR 2016 kali ini.

Program penanaman bibit mangrove ini merupakan langkah kecil yang kami lakukan namun merupakan langkah besar untuk membantu melestarikan, menjaga ekosistem, demi kelangsungan hidup dan warisan yang lebih baik untuk anak cucu kita di masa yang akan datang, ungkap Nixon LP. Napitupulu  Direktur Utama Bank Mantap yang turut serta langsung dalam kegiatan CSR 2016 kali ini, Sabtu (6/8).

“Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor perbankan khususnya bisnis utama kami pada segmen umkm dan pensiunan, Bank Mantap tidak akan berhenti di angka 1.000 bibit mangrove kedepannya  kita akan berupaya melakukan penanaman 10.000 pohon mangrove dengan melibatkan para stakeholder untuk program peduli lingkungan di wilayah bali ini,” tutur Ida Ayu Kade Karuni sebagai Direktur Compliance, Corporate Secretary & Legal dan Human Capital.

Nixon menambahkan Bank Mantap senantiasa berkomitmen untuk berkontribusi positif secara maksimal terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar daerah hutan bakau Tukad Mati,  kami mengharapkan dengan program kegiatan penanaman mangrove yang konkret dan kedepannya akan dilakukan secara berkesinambungan ini dapat membantu mengurangi tingkat abrasi dan degradasi hutan sekaligus membantu mensejahterakan ekonomi masyarakat sekitar, pungkas Nixon.

Jan
Siaran Pers Pembukaan Kantor Cabang Pekalongan
Siaran Pers Pembukaan Kantor Cabang Pekalongan

Pekalongan, 9 Agustus 2016 – Bank Mandiri Taspen Pos atau yang dikenal Bank Mantap terus memperluas jangkauan layanan untuk membuka akses perbankan yang lebih besar bagi masyarakat. Untuk itu, Bank Mantap membuka Kantor Cabang di kawasan Kota Pekalongan Jawa Tengah sebagai salah satu realisasi langkah strategis tersebut.

Kantor Kantor Cabang baru yang terletak di Jl. Hayam Wuruk No.15 Pekalongan itu diresmikan oleh Direktur Utama Bank Mantap Nixon L.P. Napitupulu dan disaksikan oleh Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro dan Walikota Pekalongan H. A. Alf Arslan Djunaid, S.E pada Rabu (09/08/16). 

Daerah Pekalongan merupakan bagian dari wilayah Jawa Tengah. Wilayah ini memiliki potensi ekonomi yang dapat terus berkembang dan jumlah pensiunan dapat terus berkembang serta jumlah pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri yang cukup banyak. 

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Nixon L.P. Napitupulu, kantor cabang baru tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan ekonomi kawasan Pekalongan kantor cabang baru tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan ekonomi di wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya.

“Kami ingin terus meningkatkan peran aktif dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat umumnya dan pensiunan PNS serta TNI/Polri khususnya, Pembukaan kantor cabang baru ini diharapkan dapat mendukung keinginan tersebut, sehingga Bank MandiridapattetaptumbuhbersamamasyarakatMantap dapat tetap tumbuh bersama masyarakat,” kata Nixon.

Saat ini, jumlah jaringan Bank Mantap di seluruh Indonesia mencapai 179 Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu. Dari jumlah tersebut, jaringan kantor yang berada di wilayah Jawa Tengah sebanyak XXX sebanyak 3 Kantor Cabang dan dalam waktu dekat direncanakan akan membuka 2 jaringan kantor lagi.. Di wilayah Jawa Tengah Bank Mantap berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) hingga Rp 231 5 miliar dan kredit sebesar Rp 277 62 miliar sampai Juli 2016.

Untuk memudahkan akses masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank Mantap juga terus memperluas jaringan elektroniknya. Saat ini kartu ATM Bank Mantap dapat digunakan di seluruh mesin ATM Bank Mandiri, jumlah ATM Bank Mandiri mencapai 17.341 unit yang tersebar di berbagai wilayah di seluruh Indonesia serta dalam jangka waktu dekat dapat menggunakan 286.861 mesin Electronic Data Capture (EDC) Bank Mandiri di seluruh wilayah Indonesia dengan bertujuan untuk memudahkan transaksi para nasabah Bank Mantap ungkap nixon.

Walikota Pekalongan H. A. Alf Arslan Djunaid, S.E mengemukakan bahwa langkah Bank Mantap mengembangkan kantor cabang di wilayah Pekalongan merupakan langkah yang tepat. Sebab, Pekalongan merupakan wilayah yang potensial secaraekonomi."Pengembangan kantor Bank Mantap ini, saya yakin dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayahJawa Tengah pada umumnya dan Kota Pekalongan pada khususnya," ujarnya.

Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan bulan Juli 2016 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi 4,13 triliun atau tumbuh sekitar 110,4%, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai 3,34 triliun atau tumbuh sampai dengan 169,5%, dan untuk penyaluran kredit berkisar 2,86 triliun atau meningkat sampai 161,1%, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 36,5 miliar sebelum pajak atau naik sampai dengan 90%. Saat ini Bank Mandiri Taspen Pos mempunyai jaringan kantor sebanyak 179 kantor yang tersebar di seluruh wilayah Bali Nusra, Sumatera, Pulau Jawa dan Sulawesi.

 

PT. Bank Mandiri Taspen Pos

Bambang T. Pamusinto

Corporate Secretary & Legal

Telp. (0361) 227887