info mantap
Jul
Perluas Akses Perbankan Bank Mantap Buka Kantor Kas
Perluas Akses Perbankan Bank Mantap Buka Kantor Kas

Lubuk Linggau, 5 Juli 2017 – Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) terus memperluas jangkauan layanan untuk membuka akses perbankan yang lebih besar bagi masyarakat. Untuk itu, Bank Mantap membuka Kantor Kas di kawasan Kota Lubuk Linggau ProvinsiSumatera Selatan sebagai salah satu realisasi langkah strategis tersebut.

Kantor Kasbaru yang terletak di Jl.Yos Sudarso Lubuk Linggau itu diresmikan oleh Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso dan disaksikan oleh Direktur Perencanaan  & Teknologi Informasi PT Taspen (Persero) Faisal Rachman, Walikota Lubuk Linggau Drs. H.S.N. Prana Putra Sohe, M.M, Direktur Bank Mantap Paulus Endra S serta para pejabat Muspida wilayah Lubuk Linggau dan sekitarnya. pada Rabu (05/07/17).

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, jaringan Kantor Kas yang baru tersebut diaharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan ekonomi di wilayah Kota Lubuk Linggau dan sekitarnya.

“Kami ingin terus meningkatkan peran aktif dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat umumnya dan pensiunan PNS serta TNI/Polri khususnya, pembukaan Kantor Kas baru ini diharapkan dapat mendukung keinginan tersebut, sehingga Bank Mantap dapat tetap tumbuh bersama masyarakat,” kata Jos.

Kantor Kas Lubuk Linggau merupakan jaringan kantor yang live ke 4 dari target 57 seluruh jaringan KantorCabang, Kantor CabangPembantu dan Kantor Kashingga akhir tahun 2017 merupakan bagian dari perluasan layanan dan akses perbankan 2017 yang berbarengan dengan livenya Kantor Kas Ciamis Jawa Barat, Bantul Yogyakarta dan Tulungagung Jawa Timur.

“Saatini, jumlahjaringan kantor Bank Mantap di seluruh Indonesia mencapai 133KantorCabang, Kantor CabangPembantu dan Kantor Kas. Dari jumlahtersebut, jaringankantor yang berada di wilayahPulau Sumatera sebanyak 11 unit kantor dan dalam waktu dekat direncanakan akan memebuka 4 jaringan kantor lagi di Pulau Sumatera,” ungkap Jos..

Sementara Direktur Bank Mantap Paulus Endra S. mengatakan, jumlah pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tercatat pada tahun 2017 di provinsi Sumatera Selatan berjumlah sekitar 45.000 pensiunan atau 11% dari keseluruhan pensiunan PNS di pulau Sumatera yang berjumlah sekitar 407.256 pensiunan.

“Semenjak operasionalnya KC Palembang pada tanggal 10 Desember 2015 Jumlah pensiunan yang telah menjadi debitur Bank Mantap di provinsi Sumatera Selatan berjumlah 952 pensiunan, dengan total pembiayaan per 30 Juni 2017 yang telah diberikan sebesar Rp 155,1 miliar atau tumbuh 281,2% dari periode sebelumnya. Semoga dengan livenyaKantor Kas Lubuk Linggau mendukung portofolio kredit pensiunan KC Palembang sebesar Rp 234 miliar pada akhir tahun 2017,” tutup Endro.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)


Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Juni 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 9,79 triliun atau tumbuh sekitar 136,4% dari periode yang sama sebelumnya, sedangkan posisi Dana Pihak Ketiga mencapai Rp 7,98 triliun atau tumbuh sampai dengan 137,5%, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 7,54 triliun atau meningkat sampai 174,4%, khusus untuk penyaluran kredit  pensiunan sebesar Rp 5,22 triliun dengan persentase tumbuh 552,1%,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 67,5 miliar atau naik sampai dengan 178% dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap telah menambah 23 jaringan kantor dari tahun 2016 dengan total jaringan kantor pada Juni 2017 sebanyak 133 unit ditambah dengan layanan 9 mobil kas keliling.
 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut
Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama - Abdul Rachman
2.  Komisaris - Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen - Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen - Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen - I Wayan Deko Ardjana


Direksi :
1. Direktur Utama - Josephus K. Triprakoso *)
2. Direktur - Paulus E. Suyatna
3. Direktur - Nurkholis Wahyudi
4. Direktur - Ida Ayu Kade Karuni
5. Direktur - Muhamad Gumilang *)


*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen Pos

Jun
Olahraga Pilihan Khusus Lansia
Olahraga Pilihan Khusus Lansia

5 Olahraga Lansia yang Bisa Dilakukan di Rumah

Kegiatan olah fisik tak hanya penting untuk kalangan muda, tapi juga penting dilakukan oleh lansia. Karena, seiring bertambahnya usia seseorang, fungsi organ tubuh cenderung mengalami penurunan; dan hal itu memang nyaris tidak mungkin dihindari. Jika Anda termasuk kelompok lansia, yang bisa diusahakan adalah menjaga laju penurunan fungsi organ tubuh melalui olahraga.

Olahraga penting dilakukan secara rutin, bersamaan dengan menjalani gaya hidup sehat, menghindari kebiasaan buruk yang berdampak negatif pada kesehatan (seperti merokok atau mengonsumsi minuman keras), juga mengatur asupan makanan yang baik untuk badan Anda.

Pertanyaannya, apa saja jenis olahraga yang aman dilakukan?, terutama oleh Anda yang sudah berada di tahap usia lanjut dan masa pensiun? Karena olahraga untuk lansia punya kadar intensitas berbeda dengan kebanyakan orang. Maka, pilih olahraga yang aman dan mudah dilakukan di lingkungan rumah, tapi juga berdampak pada kondisi fisik prima.

Senam

Aktivitas ini termasuk yang paling lumrah jadi pilihan penggiat olaraga berusia lanjut. Hal ini tentu tidak termasuk senam artistik atau akrobatik, melainkan senam aerobik ringan atau yang biasa kita kenal sebagai senam kesegaran jasmani (SKJ).

Jenis tersebut merupakan rangkaian gerak senam yang dilakukan lewat iringan musik, dengan tujuan meningkatkan dan mempertahankan kesegaran dan kebugaran badan. Menurut ahli, SKJ yang dilakukan secara rutin baik dampaknya terhadak kinerja jantung dan paru-paru, serta juga melenturkan otot-otot tubuh.

Secara umum, urutan gerakan pada SKJ adalah pemanasan seperti jalan di tempat, sembari melakukan kombinasi gerakan kepala dan bahu; disusul gerakan peralihan, yang adalah gerakan awal dikombinasikan dengan gerakan maju mundur dan bertepuk tangan; dan kombinasi gerakan intinya.

Untuk melakukan kegiatan ini, Anda tinggal mencari lagu atau bahkan video panduannya di YouTube, lalu mengikutinya. Sebaiknya dilakukan pagi hari di ruang terbuka, seperti teras rumah atau kebun belakang.

Berjalan kaki

Bisa dibilang ini merupakan salah satu kegiatan olahraga paling sederhana tapi manfaatnya segudang. Kalau Anda merasa belum cukup rutin melakukannya, sebaiknya segera jalani aktivitas ini setiap pagi.

Berjalan kaki bisa dilakukan hanya dengan berkeliling area rumah Anda. Yang mungkin perlu dipastikan adalah rutenya tidak terlalu jauh dan pilih jalanan mendatar. Persiapannya pun tidak merepotkan; selama Anda mengenakan pakaian dan sepatu yang nyaman sudah cukup.

Manfaat berjalan kaki sangat luar biasa. Menurut berbagai penelitian, berjalan kaki di bawah sinar matahari pagi baik untuk kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis. Otot juga semakin kuat, bisa menurunkan berat badan, melancarkan sirkulasi darah dan mengontrol kadar gula.

Untuk efek yang lebih besar lagi, berjalan kaki turut menjaga kesehatan jantung dan mencegah risiko stroke, sangat baik untuk paru-paru, menekan kadar kolesterol jahat dan membantu otak melepaskan hormon endorfin yang membuat Anda merasa lebih senang dan bahagia.

Melatih keseimbangan

Menjaga kekuatan otot sekaligus melatih koordinasi sistem saraf membuat Anda memiliki keseimbangan tubuh yang lebih baik. Untuk ini biasanya aktivitas yang dianjurkan adalah menjalani latihan Tai Chi, kombinasi gerakan lambat asal China atau Yoga yang baik untuk meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh.

Namun, jika Anda ingin melakukannya di rumah, ada beberapa gerakan yang bisa dilakoni seperti dianjurkan pakar asal Amerika Serikat, Fabio Comana, MA, MS, seperti berdiri dengan satu kaki.

Anda bisa melakukannya menggunakan kursi, dinding atau pohon untuk membantu keseimbangan tubuh. Caranya, tanggalkan salah satu kaki di samping lutut kaki satunya, dan tahan posisi tersebut selama 30 detik sampai 1 menit. Lakukan secara bergantian dengan kaki lainnya.

Jika sudah mulai terbiasa, lepaskan tangan dari kursi, dinding, atau pohon dan kembali lakukan latihan ini tanpa berpegangan. Awalnya mungkin Anda akan merasakan otot agak pegal, tapi setelah terbiasa Anda akan merasakan tubuh jadi lebih enteng dan stabil.

Berkebun

Kegiatan ini mungkin seperti kurang pas disebut sebagai olahraga, tapi berkebun membuat tubuh kita bergerak cukup aktif. Dari mulai berdiri, membungkuk, berjongkok, lalu berdiri lagi. Tanpa disadari, berkebun bisa membuat Anda berkeringat, mendapatkan manfaat olah fisik, dan memacu hormon endorfin pada otak.

Anda bisa melakukan hal ini dalam beberapa cara; mulai dari membuat kebun vertikal, dengan rak kayu yang tersusun ke atas; menggunakan ember atau baskom yang sudah tidak terpakai; hingga memanfaatkan dinding atau pagar rumah sebagai medan Anda bercocok tanam. Jenis tanaman yang bisa diolah juga beragam, dari mulai sawi, bayam, kangkung, cabai, sampai bebuahan.

Aktivitas ini juga memberikan Anda ruang untuk berkreasi, seperti menggunakan kulit jeruk bali atau semangka sebagai pot; memanfaatkan cangkang telur; hingga botol bekas yang bisa dicat berwarna-warni. Berkebun bisa jadi kegiatan fisik sekaligus misi pribadi untuk mengembangkan kebun Anda sendiri.

Melatih pernapasan

Ada beberapa jenis olahraga yang baik untuk melatih pernapasan Anda; dari mulai yang sederhana seperti menarik napas dalam-dalam dan melepaskannya, sampai ke menjalani latihan Tai Chi.

Sistem pernapasan dan kelancaran aliran darah dalam tubuh bergantung pada kesehatan paru-paru. Temuan British Lung Foundation menyatakan bahwa saat beraktivitas, otot-otot dalam tubuh mengirimkan pesan pada otak bahwa tubuh membutuhkan oksigen dalam jumlah besar. Itulah mengapa melatih pernapasan ini penting.

Seperti sempat disebutkan, Anda bisa melakukannya dengan berdiri tegak sembari menarik napas dalam-dalam, lalu melepaskannya perlahan. Lakukan kegiatan ini berulang-ulang pada pagi hari. Selain itu juga, Anda juga bisa mendapatkan manfaat pada sistem pernapasan dari kegiatan seperti berjalan kaki atau bersepeda santai di sekitar area rumah.

Adapula latihan Tai Chi yang inti dari pelatihannya adalah melatih pernapasan. Penelitian salah satu universitas di Australia pada 2012 mengungkapkan bahwa orang yang menderita penyakit paru obstruktif kronik memiliki kualitas hidup lebih baik setelah melakukan Tai Chi. Untuk bisa melakukan latihan Tai Chi di rumah, sama seperti SKJ, Anda bisa membuka instruksi gerakan di channel YouTube dan mengikutinya.

Direkomendasikan Anda melakoni sederet aktivitas di atas secara rutin. Selain membuat tubuh terasa segar, kegiatan-kegiatan tersebut juga akan membantu mengisi waktu luang Anda di masa pensiun secara produktif.

Jun
Bank Mandiri Taspen Pos Gelar Kepedulian Kepada Pensiunan
Bank Mandiri Taspen Pos Gelar Kepedulian Kepada Pensiunan

Jambi, 17 Juni 2017 – Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menggelar buka puasa bersama di lima kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar dan Jambi yang diikuti 500 pensiunan serta memberikan sembako kepada 10.855 pensiunan PNS dan TNI/Polri yang tersebar diseluruh Indonesia. Kegiatan yang merupakan bagian dari program Mantap Aktif tersebut dihadiri Gubernur Jambi Zumi Zola (tentative), Direktur Perencanaan  & Teknologi Informasi PT Taspen (Persero) Faisal Rachman, Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso dan Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi. 

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Bank Mantap kepada generasi lansia sekaligus apresiasi kami yang dalam kepada masyarakat khususnya pensiunan PNS dan TNI/Polri yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan kepada kami. Semoga aktivitas sosial ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia,” ungkap Josephus K. Triprakoso.

Dalam kegiatan ini, tujuan pelaksanaan program Buka Puasa Bersama Pensiunan yaitu Memperkuat ikatan atau hubungan silaturahmi, sebagai bentuk penghargaan dan bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan para pensiunan PNS dan TNI/Polri dalam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

“Sebagai perusahaan anak Badan Usaha Milik Negara, Bank Mantap ingin berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dengan sesama melalui program Mantap Aktif yaitu penyelenggaraan buka bersama dan pembagian sembako menjelang Idul Fitri yang bertujuan meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga bahan pokok,” kata Jos.

Sementara Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menjelaskan, pada awal pekan ini Bank Mantap bergabung dengan Bank Mandiri beserta Mandiri Group tergabung dalam tema “One Heart, One Mandiri Kado Untuk 21.000 Yatim”, telah memberikan santunan Idul Fitri kepada 21.000 anak panti asuhan dan pondok pesantren di seluruh Indonesia.

“Adapun dalam penyaluran santunan Idul Fitri tersebut, kami bekerjasama dengan Mandiri Amal Insani, Badan Pengelola Zakat Infaq dan Sadaqah Bank Mandiri atau Bapekis. Sedangkan di wilayah, penyaluran santunan Idul Fitri akan dilakukan oleh Kanwil-Kanwil Bank Mandiri serta perusahaan anak secara bertahap, salah satunya Bank Mantap yang telah menyalurkan santuan tersebut di Yayasan Al Fathiyah Harun Ar-Rasyid,” ungkap Nurkholis.

Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan April 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 9,16 triliun atau tumbuh sekitar 167,69% dari periode yang sama sebelumnya, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 7,34 triliun atau tumbuh sampai dengan 176,25%, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 6,61 triliun atau meningkat sampai 191,44%, khusus untuk penyaluran kredit  pensiunan sebesar Rp 4,27 triliun dengan persentase tumbuh 666,30%,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 41,28 miliar atau naik sampai dengan 171,72% dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mandiri Taspen Pos mempunyai jaringan kantor sebanyak 126 kantor tersebar di seluruh Indonesia.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama - Abdul Rachman

2.  Komisaris - Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen - Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen - Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen - I Wayan Deko Ardjana

Direksi :

1. Direktur Utama - Josephus K. Triprakoso *)

2. Direktur - Paulus E. Suyatna

3. Direktur - Nurkholis Wahyudi

4. Direktur - Ida Ayu Kade Karuni

5. Direktur - Muhamad Gumilang *)

 

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen Pos

 

Sumber foto : jambi.tribunnews.com

Mei
 Bank Mantap Terbitkan Obligasi Senilai Rp 3 Triliun
Bank Mantap Terbitkan Obligasi Senilai Rp 3 Triliun

Jakarta, 24 Mei 2017 - Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) akan menerbitkan obligasi dengan target indikatif Rp 3 triliun sebagai bagian dari upaya diversifikasi dan perbaikan struktur pendanaan bank dalam jangka panjang. Untuk itu, perseroan telah menunjuk empat perusahaan penjamin emisi, yakni Mandiri Sekuritas, BCA Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan Bahana Sekuritas.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso mengatakan penerbitan obligasi ini juga dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan dalam mendukung ketersediaan pembiayaan pensiunan PNS dan TNI/Polri.

“Sebagai bank milik BUMN yaitu Bank Mandiri dan Taspen, Bank Mantap memiliki komitmen kuat untuk membantu pemerintah dalam program mensejahterahkan para pensiunan PNS dan TNI/Polri. Penerbitan Obligasi I berkelanjutan ini akan mendukung Bank Mantap untuk dapat memberikan pembiayaan jangka panjang 10 sampai dengan 20 tahun sesuai dengan kebutuhan pembiayaan para pensiunan tersebut” ungkap Jos dalam paparan publik atas rencana penerbitan obligasi I tersebut di Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Rabu (24/5).

Sementara Direktur Bank Mantap Paulus Endra S. mengatakan, Bank Mantap mencari likuiditas di pasar modal karena pertumbuhan kredit yang ekspansif. Pada April 2017 kredit yang diberikan mencapai Rp 6,61 triliun, tumbuh 191,44 % dari periode tahun lalu. Pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK menyebabkan rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to funding ratio (LFR) mencapai 90,02 % per tanggal 30 April 2017.

“Obligasi I yang telah mendapatkan peringkat AA (idn) dari Fitch Rating ini akan diterbitkan dalam dua seri, yakni Seri A dengan tenor 3 tahun dengan kisaran kupon 8,25 % sampai dengan 8,75 % dan seri B bertenor 5 tahun dengan kisaran kupon 8,5 % sampai dengan 9 % untuk pembayaran bunga setiap triwulan terhitung sejak tanggal emisi,” ungkap Endro.

Rencananya, penawaran awal (book building) obligasi I ini akan dimulai pada 24 Mei hingga 8 Juni 2017, dengan penawaran umum diperkirakan pada 4 Juni hingga 6 Juli 2017 dan direncanakan untuk pencatatan obligasi di Bursa Efek Jakarta pada 12 Juli 2017.

Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan April 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 9,16 triliun atau tumbuh sekitar 167,69% dari periode yang sama sebelumnya, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 7,34 triliun atau tumbuh sampai dengan 176,25%, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 6,61 triliun atau meningkat sampai 191,44% dengan rasio Non Performing Loan (NPL) 0,52%, khusus untuk penyaluran kredit  pensiunan sebesar Rp 4,27 triliun dengan persentase tumbuh 666,30%,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 41,28 miliar atau naik sampai dengan 171,72% dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mandiri Taspen Pos mempunyai jaringan kantor sebanyak 126 kantor tersebar di seluruh Indonesia.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama - Abdul Rachman

2.  Komisaris - Agus Haryanto

3.  Komisaris - Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen - Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen - I Wayan Deko Ardjana

Direksi :

1.  Direktur Utama - Josephus K. Triprakoso *)

2.  Direktur - Paulus E. Suyatna

3.  Direktur - Nurkholis Wahyudi

4.  Direktur - Ida Ayu Kade Karuni

5.  Direktur - Muhamad Gumilang *)

 

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen Pos

Mei
Perkuat Layanan Pensiunan, Bank Mantap Luncurkan Program Sehat Bersama Mantap
Perkuat Layanan Pensiunan, Bank Mantap Luncurkan Program Sehat Bersama Mantap

Jakarta, 19 Mei 2017 – Bank Mandiri Taspen Pos atau Bank Mantap terus berusaha meningkatkan layanan kepada pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri dalam meningkatkan derajat kesehatan lanjut usia yang sehat, aktif dan produktif. Terkait hal itu, Bank Mantap melakukan seremoni dan aktivasi layanan kepada nasabah pensiunan PNS dan TNI/Polri melalui program “Sehat Bersama Mantap” di Jakarta, Jumat (19/05).

Seremoni program ini dihadiri oleh Direktur Utama Mandiri Inhealth Iwan Pasila, Direktur Perencanaan & Teknologi Informasi PT Taspen (Persero) Faisal Rachman dan Direktur Asabri XXX.

Dalam program ini, perseroan mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis, senam dan sarapan sehat pada setiap awal bulan kepada seluruh nasabah pensiunan di Kantor Cabang Bank Mantap yang tersebar diseluruh Indonesia. Disamping itu, juga diberikan pemaparan tentang edukasi perbankan, sharing wirausaha dan pengelolaan keuangan dimasa pensiun.

Menurut Josephus K. Triprakoso selaku Direktur Utama Bank Mantap, program ini bekerjasama dengan Mandiri Inhealth merupakan sinergi strategis Mandiri Group dibidang jasa keuangan dan jasa asuransi kesehatan dalam mendukung program pemerintah yaitu aksi nasional kesehatan lanjut usia yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No.25 tahun 2016 tentang rencana aksi nasional kesehatan lanjut usia tahun 2016-2019.

“Program ini sangat mendukung strategi bisnis Bank Mantap yang memfokuskan pada Bank segmen pensiunan yang sepenuhnya didukung oleh BUMN yang mengelola pensiunan PNS dan TNI/Polri yaitu Taspen dan Asabri sebagai wujud implementasi sinergi untuk negeri” ungkap Jos.

Untuk itu, lanjut Jos, perseroan juga mengembangkan kualitas jaringan dan kompetensi pegawai. Hal ini merupakan salah satu faktor terpenting dalam proses layanan kepada nasabah. Selain itu, Bank Mantap juga terus meningkatkan performa teknologi informasi yang dapat mendukung berbagai inovasi layanan untuk mempercepat proses, sehingga memudahkan nasabah bertransaksi, seperti layanan kartu ATM Bank Mantap yang dapat digunakan diseluruh mesin ATM Bank Mandiri dan layanan lainnya.

“Kami berharap, langkah ini juga dapat mendukung pencapaian target pertumbuhan portofolio kredit pensiun, yaitu diangka Rp 7 triliun pada akhir tahun 2017” tutur Jos.

Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan April 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 9,16 triliun atau tumbuh sekitar 167,69% dari periode yang sama sebelumnya, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 7,34 triliun atau tumbuh sampai dengan 176,25%, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 6,61 triliun atau meningkat sampai 191,44%, khusus untuk penyaluran kredit  pensiunan sebesar Rp 4,27 triliun dengan persentase tumbuh 666,30%,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 41,28 miliar atau naik sampai dengan 171,72% dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mandiri Taspen Pos mempunyai jaringan kantor sebanyak 126 kantor tersebar di seluruh Indonesia.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut

Dewan Komisaris :

1. Komisaris Utama - Abdul Rachman

2. Komisaris - Agus Haryanto

3. Komisaris - Edhi Chrystanto

4. Komisaris Independen - Sukoriyanto Saputro

5. Komisaris Independen - I Wayan Deko Ardjana

Direksi :

1. Direktur Utama - Josephus K. Triprakoso *)

2. Direktur - Paulus E. Suyatna

3. Direktur - Nurkholis Wahyudi

4. Direktur - Ida Ayu Kade Karuni

5. Direktur - Muhamad Gumilang *)

 

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

Apr
RUPS Tahunan 2017 Menetapkan Josephus K. Triprakoso Sebagai Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Pos
RUPS Tahunan 2017 Menetapkan Josephus K. Triprakoso Sebagai Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Pos

Kuta, 7 April 2017 – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) memutuskan untuk menetapkan Josephus K. Triprakoso sebagai Direktur Utama menggantikan Nixon L.P. Napitupulu. RUPST juga mengangkat Muhamad Gumilang sebagai Direktur perseroan.

Penetapan tersebut dilakukan menyusul diangkatnya Nixon L.P. Napitupulu sebagai Direktur pada salah satu Bank BUMN serta Ihwan Sutardiyanta bertugas kembali ke PT Pos Indonesia (Persero).

Sebelumnya, Josephus K. Triprakoso adalah Direktur Finance & Risk Management Bank Mantap, sedangkan Muhamad Gumilang adalah Area Head Kebon Sirih Jakarta Bank Mandiri.

“Bank Mantap telah memiliki sistem pengelolaan organisasi yang baik, sehingga pergantian pengurus tidak akan mempengaruhi kinerja perseroan dalam merealisasikan seluruh rencana bisnis dalam jangka pendek maupun jangka panjang serta mendukung program-program pemerintah terhadap pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri,” kata Corporate Secretary & Legal Bank Mantap Bambang T. Pramusinto yang akrab disapa Ito usai RUPST di Hotel Sheraton Kuta Bali, Jumat (7/4). 

Di samping itu, RUPST juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan Perseroan periode 2016 serta pembayaran dividen sebesar 5% dari laba bersih 2016, yakni Rp 2,53 miliar. Sedangkan Rp 38,13 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rencana ekspansi bisnis perseroan dan Rp 10 miliar disisihkan sebagai dana cadangan.

“Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan bisnis ke depan, serta sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya,” jelas Ito.

Kinerja Bank Mantap sepanjang 2016 telah menunjukkan perbaikan yang signifikan di semua aspek keuangan. Secara keseluruhan Bank Mantap juga berhasil menyelesaikan rencana kerja dengan baik, bukan hanya dari sisi keuangan, namun juga meningkatkan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko dan penerapan Good Corporate Governance (GCG).

Dari sisi profitabilitas, laba bersih pada akhir maret (triwulan 1) 2017 tercatat tumbuh 176,50 persen menjadi Rp 31,22 miliar dibandingkan Rp 11,29 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, laju kenaikan laba bersih juga ditopang oleh pertumbuhan kredit yang mencapai Rp 6,18 triliun pada akhir maret tahun 2017 tumbuh 202,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,04 triliun. Total Dana Pihak Ketiga pada akhir maret mencapai Rp 6,99 triliun meningkat 176,9 persen dari periode yang sama tahun lalu, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang meningkat.

“Kredit Bank Mantap yang disalurkan ke sektor produktif pada akhir maret (triwulan 1) tercatat sebesar Rp 4,47 triliun atau tumbuh 346,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dilihat dari segmentasi kredit, pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen pensiunan dan mikro yang masing-masing tumbuh 778,47 persen dan 53,16 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya, dengan rasio Non Performing Loan (NPL) diangka 0,43 persen akhir maret 2017. Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut juga mendorong peningkatan asset sebesar 167,91 persen pada akhir maret 2017 menjadi Rp 8,79 triliun dari Rp 3,28 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya” ujar Ito.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1. Komisaris Utama – Abdul Rachman

2. Komisaris – Agus Haryanto

3. Komisaris – Edhi Chrystanto

4. Komisaris Independen – Sukoriyanto Saputro

5. Komisaris Independen – I Wayan Deko Ardjana

Direksi :

1. Direktur Utama - Josephus Koernianto Triprakoso

2. Direktur Procurement, Pension & Wealth Management - Paulus Endra Suyatna

3. Direktur Business - Nurkholis Wahyudi

4. Direktur Compliance & HC - Ida Ayu Kade Karuni

5. Direktur Finance & Risk Management – Muhamad Gumilang

 

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK