info mantap
Dec
Pemberitahuan Perubahan Nama Dan Logo Perseroan
Pemberitahuan Perubahan Nama Dan Logo Perseroan
Berdasarkan:
  1. Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Mandiri Taspen Pos tanggal 9 Oktober 2017.
  2. Persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-0023134.AH.01.02 Tahun 2017 Tanggal 7 November 2017 Tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Bank Mandiri Taspen.
  3. Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan Nomor: KEP-22/PB-1/2017 Tanggal 18 Desember 2017 Tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Mandiri Taspen Pos Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank Mandiri Taspen, dan
  4. Surat Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara No.S-128/KR.08/2017 Tanggal 22 Desember 2017 Tentang Penegasan Perubahan Logo Bank.
 
Dengan ini diumumkan perubahan nama dan logo perseroan:
semula
PT Bank Mandiri Taspen Pos
menjadi
PT Bank Mandiri Taspen*
(Bank Mantap)
 
*Berlaku efektif tanggal 23 Desember 2017
Sehubungan dengan perubahan tersebut, maka perlu kami sampaikan bahwa:
  1. Seluruh hubungan hukum, perjanjian/kontrak, baik dengan nasabah maupun dengan mitra usaha (business/ clients vendors) yang masih menggunakan nama PT Bank Mandiri Taspen Pos tetap berlaku dan dapat dipergu- nakan sampai dengan tanggal berakhirnya perjanjian/kontrak yang bersangkutan;
  2. Warkat Bank (Cek, Bilyet Giro, Tabungan ataupun warkat bank dalam bentuk lainnya) yang memuat nama PT Bank Mandiri Taspen Pos tetap dapat dipergunakan sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut;
  3. Kartu ATM yang mencantumkan nama PT Bank Mandiri Taspen Pos tetap dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut;
  4. Segala fasilitas, manfaat dan fitur serta syarat dan ketentuan lainnya yang saat ini berlaku terkait dengan layanan perbankan tidak mengalami perubahan sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.
Untuk penjelasan lebih lanjut atas perubahan nama Perseroan, dapat menghubungi Sekretaris Perusahaan pada nomor telepon : (0361) 8421510 ext.317 dan (0361) 8421510 ext 262.
 
Denpasar, 23 Desember 2017
PT Bank Mandiri Taspen
 
ttd
 
Direksi
Nov
Tingkatkan Literasi Keuangan Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan
Tingkatkan Literasi Keuangan Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan
Yogyakarta, 24 November 2017 - Dalam rangka menjalankan program  literasi keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) Kantor Cabang Jogjakarta menyelenggarakan Edukasi Perbankan Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Kepada Masyarakat. Bertempat di Warung Makan Ayam Goreng Bu Tini, mengambil tema Edukasi Perbankan & Literasi  Keuangan “Program Pengenalan Perbankan dan Keuangan” dengan dihadiri oleh seratus orang Ibu-Ibu PKK.
 
Acara edukasi perbankan dibuka oleh Rini Yuwono Wati, perwakilan Bank Mantap Yogyakarta dalam sambutan mengatakan bahwa penyelenggaraan edukasi perbankan ini merupakan amanat dari OJK kepada seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang ada di Indonesia termasuk Bank Mantap untuk menginformasikan fitur dasar produk dan layanan jasa keuangan  termasuk memberikan keterampilan terkait manfaat biaya dan risiko dalam memanfaatkan produk Bank. Untuk tahun 2017 ini program sasaran edukasi adalah perempuan dan ibu rumah tangga dalam rangka implementasi Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI).
 
“Bank Mantap berupaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dengan memberikan pengetahuan perbankan, sehingga masyarakat khususnya Ibu Rumah Tangga dapat lebih cerdas dan mandiri seri segi finasial termasuk dalam pengelolaan keuangan lebih baik serta untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga” tutur Rini.
 
Bapak Rusdi Saleh selaku Ketua RW 5 Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbul Harjo, Yogyakarta dalam sambutannya mengapresiasi  penyelenggaraan program edukasi ini, harapannya dengan edukasi dari Bank Mantap, ibu rumah tangga dapat mendapatkan pengetahuan produk-produk bank seperti apa, apa keuntungan yang bisa diperoleh dengan memanfaatkan produk bank dan dimana bisa mendapatkan produk bank tersebut.
 
Acara edukasi perbankan yang diselenggarakan oleh Bank Mantap, dipandu oleh Komunitas Seloso Selo, beragam pertanyaan diajukan oleh peserta salah satunya dari Maya yang menanyakan seperti apa kemanan uangnya kalau disimpan di Bank yang di tanggapi oleh Rini bahwa menyimpan uang sangat aman karena semua uang nasabah yang disimpan di Bank dijamin oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan memenuhi ketentuan LPS tersebut.
 
Dalam kegiatan edukasi, Bank Mantap juga memberikan pemeriksaan gratis kepada para peserta bekerjasama dengan Klinik Dokter Dinia menghadirkan 3 tenaga pemeriksa kesehatan, peserta dapat melakukan pengecekan kadar gula darah, kolesterol dan lainnya.
 
Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.
 
Sampai dengan akhir bulan Oktober 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 12,73 triliun atau tumbuh sekitar 148,2 persen dari periode yang sama sebelumnya, sedangkan posisi Dana Pihak Ke-3  mencapai Rp 8,74 triliun atau tumbuh sampai dengan 107,4 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 9,62 triliun atau meningkat sampai 141,3 persen, khusus untuk penyaluran kredit  pensiunan sebesar Rp 7,51 triliun dengan persentase tumbuh 297,5 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 125,2 miliar atau naik sampai dengan 168,3 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 177 kantor tersebar di 28 provinsi Indonesia.
 
Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :
Dewan Komisaris :
1.   Komisaris Utama              : Abdul Rachman
2.   Komisaris                          : Agus Haryanto
3.   Komisaris                          : Edhi Chrystanto
4.   Komisaris Independen      : Sukoriyanto Saputro
5.   Komisaris Independen      : I Wayan Deko Ardjana

Direksi :
1.   Direktur Utama                 : Josephus Koernianto Triprakoso
2.   Direktur                            : Paulus Endra Suyatna
3.   Direktur                            : Nurkholis Wahyudi
4.   Direktur                            : Ida Ayu Kade Karuni
5.   Direktur                            : Muhamad Gumilang
6.   Direktur                            : Iwan Soeroto *)
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK
Nov
Bank Mantap Luncurkan Program Wirausaha Mantap Sejahtera
Bank Mantap Luncurkan Program Wirausaha Mantap Sejahtera
Jakarta, 14 November 2017 – Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menyelenggarakan peluncuran program “Wirausaha Mantap Sejahtera” di Rumah Mandiri Inkubator Bisnis, Jakarta Selatan. Dalam rangka meningkatkan produktivitas dan menumbuhkan jiwa wirausaha bagi para nasabah pensiunan PNS dan TNI/Polri,  Bank Mantap melakukan inovasi dengan menciptakan program Wirausaha Mantap Sejahtera yang akan mendukung produktivitas dan menambah nilai ekonomi masyarakat, khususnya para calon pensiunan maupun pensiunan.
 
Wirausaha Mantap Sejahtera adalah program wirausaha yang terintegrasi antara pelatihan ide, praktek usaha, pengembangan diri dan mentoring usaha berkelanjutan, dengan tujuan agar para calon pensiunan/pensiunan dapat berkarya membangun usaha dan hidup sejahtera di masa pensiun. Melalui program Wirausaha Mantap Sejahtera, Bank Mantap ingin menciptakan komunitas-komunitas wirausaha yang anggotanya adalah para calon pensiunan/pensiunan yang memiliki minat usaha yang sama dengan jenis usaha sesuai dengan potensi lokal daerah tempat para pensiunan tersebut berada.
 
Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, tujuan diselenggarakannya program Wirausaha Mantap Sejahtera adalah bentuk dukungan kepada pemerintah untuk menumbuhkan jumlah wirausaha di Indonesia, khususnya dari kalangan pensiunan PNS dan TNI/Polri. Lalu mendorong pensiunan untuk bisa mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain.
 
“Tujuan program ini wirausaha dapat menjadi pilihan kegiatan utama untuk mendukung produktivitas di masa pensiun dan untuk sarana pengembangan diri dan menuangkan ide serta kreativitas untuk menjaga tingkat keaktifan di masa pensiun. Diharapkan Bank Mantap dapat memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat seperti turunnya daya beli masyarakat, serta dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan” tutur Jos.
 
Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menambahkan, Indonesia akan mengalami ledakan populasi lansia pada tahun 2050 dengan jumlah mencapai 80 juta jiwa lansia sehingga Indonesia termasuk dalam 10 besar negara dengan jumlah lansia terbesar di dunia (sumber : UN Population Projection). Hal ini berpotensi menjadi beban bagi populasi usia produktif dimana lansia tersebut dimungkinkan untuk menderita sakit, tidak mampu melakukan apa – apa dan tergantung kepada orang lain ditambah bahwa 53 persen masyarakat Indonesia khawatir akan kemampuan menjalani masa pensiun yang berkecukupan.
 
“Dengan mempertimbangkan hal tersebut dan keterbatasan fisik para pensiunan, maka Bank Mantap menciptakan program wirausaha yang mudah dilakukan oleh para pensiunan dengan membantu memberikan solusi dari hulu hingga hilir, dari sejak mendapatkan motivasi dan teori usaha hingga bantuan pemasaran,” ungkap Nurkholis.
 
Program wirausaha mantap sejahtera merupakan salah satu dari 3 pilar program Bank Mantap, yaitu Mantap Sehat (meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat, khususnya pensiunan), Mantap Aktif (mendukung penciptaan masyarakat, khususnya pensiunan yang aktif, produktif, tangguh dan bahagia) dan Mantap Sejahtera (menciptakan masyarakat, khususnya pensiunan yang mandiri dan sejahtera melalui kewirausahaan).
 
Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.
 
Sampai dengan akhir bulan Oktober 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 12,73 triliun atau tumbuh sekitar 148,2 persen dari periode yang sama sebelumnya, sedangkan posisi Dana Pihak Ke-3  mencapai Rp 8,74 triliun atau tumbuh sampai dengan 107,4 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 9,62 triliun atau meningkat sampai 141,3 persen, khusus untuk penyaluran kredit  pensiunan sebesar Rp 7,51 triliun dengan persentase tumbuh 297,5 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 125,2 miliar atau naik sampai dengan 168,3 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 177 kantor tersebar di 28 provinsi Indonesia.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.   Komisaris Utama - Abdul Rachman
2.   Komisaris - Agus Haryanto
3.   Komisaris - Edhi Chrystanto
4.   Komisaris Independen - Sukoriyanto Saputro
5.   Komisaris Independen - I Wayan Deko Ardjana

Direksi :
1.   Direktur Utama - Josephus Koernianto Triprakoso
2.   Direktur - Paulus Endra Suyatna
3.   Direktur - Nurkholis Wahyudi
4.   Direktur - Ida Ayu Kade Karuni
5.   Direktur - Muhamad Gumilang
6.   Direktur - Iwan Soeroto *)
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK
 
Okt
Bank Mantap Salurkan Gaji Ke-13 Pensiunan
Bank Mantap Salurkan Gaji Ke-13 Pensiunan

Denpasar, 19 Juni 2017 – Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menyediakan layanan perbankan untuk penyaluran gaji ke-13 pensiunan PNS dan TNI/Polri, pada tahun ini Bank Mantap menyalurkan gaji ke-13 bagi pensiunan PNS dan TNI/Polri tersebut lebih dari Rp 55 miliar dengan jumlah 19.334 rekening.

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, pertumbuhan signifikan pada pembayaran jumlah nasabah pensiunan PNS yang tercatat bulan Juni 2017 mencapai 18.231 pensiunan, tumbuh 738 % dari periode sebelumnya. Hingga Juni 2017, jumlah pensiunan TNI/Polri yang menjadi nasabah Bank Mantap berjumlah sekitar 1.103 nasabah dengan besar dana simpanan sekitar Rp 2,62 miliar, menyebabkan pertumbuhan dana murah menjadi 130 % dari periode sebelumnya.

“Kami berharap, dukungan layanan perbankan ini dapat mendukung para pensiunan dalam beraktivitas dalam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H dan juga merupakan salah satu realisasi komitmen Bank Mantap dalam mendukung pensiunan diseluruh Indonesia,” kata Jos.

Untuk itu, lanjut Jos, para nasabah pensiunan yang sudah melakukan otentikasi awal bulan Juni 2017 dapat menikmati kemudahan layanan kartu ATM Bank Mantap yang dapat digunakan diseluruh mesin ATM Bank Mandiri dengan berjumlah 17.341 mesin yang tersebar diseluruh Indonesia sehingga nasabah dapat bertransaksi.

“Dengan layanan kartu ATM Bank Mantap setiap pensiunan dapat bertransaksi seperti tarik tunai, transfer antar Bank lain, pembayaran listrik & gas, PAM, pembayaran tagihan telepon dan lainnya. Sehingga layanan ini sangat memudahkan para nasabah pensiunan yang tidak perlu ke kantor cabang untuk tarik tunai serta transaksi lainnya,” tutup Jos.

Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan April 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 9,16 triliun atau tumbuh sekitar 167,69% dari periode yang sama sebelumnya, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 7,34 triliun atau tumbuh sampai dengan 176,25%, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 6,61 triliun atau meningkat sampai 191,44%, khusus untuk penyaluran kredit  pensiunan sebesar Rp 4,27 triliun dengan persentase tumbuh 666,30%,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 41,28 miliar atau naik sampai dengan 171,72% dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mandiri Taspen Pos mempunyai jaringan kantor sebanyak 126 kantor tersebar di seluruh Indonesia.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama - Abdul Rachman 

2.  Komisaris - Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen - Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen - Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen - I Wayan Deko Ardjana

 

Direksi :

1. Direktur Utama - Josephus K. Triprakoso *)

2. Direktur - Paulus E. Suyatna

3. Direktur - Nurkholis Wahyudi

4. Direktur - Ida Ayu Kade Karuni

5. Direktur - Muhamad Gumilang *)

 

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen Pos

Okt
Perkuat Sinergi Taspen Tunjuk Direktur Bank Mantap
Perkuat Sinergi Taspen Tunjuk Direktur Bank Mantap
Kuta, 9 Oktober 2017 – PT Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) pada hari ini melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) memutuskan untuk menetapkan Iwan Soeroto sebaga Direktur menggantikan posisi sebelumnya dijabat oleh Ihwan Sutardiyanta yang bertugas sebagai Direktur di PT Pos Indonesia. Sebelumnya, Iwan Soeroto adalah Sekretaris Perusahaan PT Taspen (Persero).

Penunjukan Direktur dari Taspen merupakan perwujudan sinergi BUMN antara Bank Mandiri dan Taspen sebagai perusahaan induk serta sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi Bank Mantap dengan perusahaan induk. Pada salah satu agenda utama RUPS LB juga menyetujui dan mengesahkan penyertaan modal perusahaan induk serta perubahan nama perusahaan dari sebelumnya PT Bank Mandiri Taspen Pos menjadi PT Bank Mandiri Taspen.

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, pemilik saham (owner) telah menyetorkan modal kepada Bank Mantap yang akan digunakan perseroan untuk ekspansi bisnis, khususnya untuk infrastruktur digital pada tahun 2018.

“Bank Mandiri telah menyetorkan sebesar Rp 119 miliar dan Taspen Rp 81 miliar sesuai kebutuhan modal perseroan sebesar Rp 200 miliar salah satunya untuk memperkuat layanan digital Bank Mantap tahun 2018 seperti mobile banking dan lain-lain. Dalam RUPS LB juga menyetujui perubahan nama perusahaan yang disesuaikan dengan pemilik saham saat ini yaitu Bank Mandiri dan Taspen. Perseroan akan melakukan salah satu perubahan materi branding yaitu logo perusahaan, akan tetapi kita tidak merubah nickname perusahaan yaitu Bank Mantap yang  sudah akrab dengan publik” ungkap Jos.

Kuartal III 2017, Laba Bersih Bank Mantap Tumbuh 172,7 Persen

Hingga September 2017, Bank Mantap berhasil membukukan laba sebesar Rp 153 miliar (sebelum pajak), sementara laba bersih perseroan pada periode tersebut tercatat sebesar Rp 110 miliar, tumbuh 172,7 persen dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menjelaskan pertumbuhan laba Bank Mantap hingga kuartal ketiga tahun ini menunjukkan bahwa kinerja perseroan semakin membaik di tengah situasi makroekonomi dan daya beli masyarakat yang belum kondusif.

“Kami bersyukur hingga September tahun ini kredit yang disalurkan Bank Mantap mencapai Rp 9,15 triliun,” ujarnya saat menyampaikan paparan kinerja perseroan untuk posisi kuartal III/2017 di Sheraton Bali Kuta, Senin (9/10).

Kredit Bank Mantap hingga September 2017 melonjak 108,4 persen dibandingkan dengan kuartal ketiga tahun lalu yang mencapai Rp 3,56 triliun. Nurkholis menjelaskan pertumbuhan kredit Perseroan dimotori oleh segmen pensiunan yang meningkat 368,7 persen secara yoy menjadi Rp 6,99 triliun, dengan rasio NPL kredit secara keseluruhan yaitu 0,62 persen.

“Pada periode yang sama dari penyaluran kredit UMKM tumbuh sebesar 184,9 persen menjadi Rp 6,90 triliun, sedangkan kredit non UMKM mencapai Rp 2,25 triliun atau tumbuh sebesar 97,0 persen secara yoy. Pertumbuhan laba perseroan disamping ditopang laju kredit juga berhasil melakukan efisiensi operasional sehingga menurunkan rasio BOPO dari 85,61 persen menjadi 84,85 persen dan biaya atas pendapatan (CER) dari 72,72 persen menjadi 65,33 persen” tutup Nurkholis.

Direktur Bank Mantap Muhamad Gumilang menjelaskan sampai dengan September 2017 posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan mencapai Rp 8,72 triliun, meningkat sebesar 108,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Komposisi DPK perseroan masih didominasi oleh deposito yaitu sebanyak 82,3 persen disusul oleh tabungan 17,3 persen dan giro sebesar 0,4 persen. Pada periode yang sama, fee based income Bank Mantap juga tumbuh 309,3 persen menjadi Rp 113,3 miliar secara yoy. Sementara rasio LDR perseroan berada pada kisaran 85,44 persen dan CAR mencapai 20,73 persen.

“Secara keseluruhan, pertumbuhan kinerja perseroan terlihat dari posisi asset yang tumbuh 152,7 persen dibandingkan dengan posisi September tahun lalu dari Rp 5 triliun menjadi Rp 12,65 triliun,” ungkap Gugie.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.   Komisaris Utama - Abdul Rachman
2.   Komisaris - Agus Haryanto
3.   Komisaris - Edhi Chrystanto
4.   Komisaris Independen - Sukoriyanto Saputro
5.   Komisaris Independen - I Wayan Deko Ardjana

Direksi :
1.   Direktur Utama - Josephus Koernianto Triprakoso
2.   Direktur - Paulus Endra Suyatna
3.   Direktur - Nurkholis Wahyudi
4.   Direktur - Ida Ayu Kade Karuni
5.   Direktur - Muhamad Gumilang
6.   Direktur - Iwan Soeroto *)

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK
 
 
Bambang T. Pramusinto
Corporate Secretary & Legal
PT Bank Mandiri Taspen