info mantap
Jun
Perkuat Layanan Bank Mantap Luncurkan Kartu Berlogo GPN dan Call Center
Perkuat Layanan Bank Mantap Luncurkan Kartu Berlogo GPN dan Call Center

Yogyakarta, 29 Juni 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dalam usia 3 (tiga) tahun terus berkomitmen dalam mengembangkan layanan kepada nasabah. Kali ini, Bank Mantap menerbitkan Kartu ATM berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan Mantapcall guna mempermudah dan memperluas akses transaksi serta informasi para nasabah.

Menurut Direktur Utama Josephus K. Triprakoso peluncuran kartu berlogo GPN tersebut sebagai bentuk komitmen perseroan kepada pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia, dalam mewujudkan sistem instrumen dan kanal pembayaran nasional yang terintegrasi. Pada tahap pertama perseroan akan menerbitkan kartu tersebut sebanyak 160 ribu kartu hingga akhir tahun ini.

“Bank Mantap dalam hal ini menerbitkan tiga varian kartu GPN, yaitu Prima, Plus dan Reguler. Kartu-kartu tersebut ini akan menjadi kartu utama yang ditawarkan kepada nasabah pada saat pembukaan rekening atau penggantian kartu. Kartu ini akan dapat digunakan untuk transaksi domestik, baik menggunakan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Mandiri maupun ATM bank lain yang sudah terimplementasi GPN,” ujar Josephus saat peluncuran kartu ATM berlogo GPN di Yogyakarta, Jumat (29/6).

Josephus melanjutkan, penerbitan kartu yang proses transaksinya dilakukan di dalam negeri ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan proses dan menekan biaya transaksi antar bank. Selain itu, kartu ATM GPN Bank Mantap juga sudah menggunakan teknologi chip sehingga anti skimming, dan pin online 6 digit sebagai keamanan.

“Diharapkan dengan kartu ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan para nasabah serta dapat meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat Indonesia dalam program cashless,” tutup josh.

Pada saat yang sama Direktur IT & Operations Bank Mantap Iwan Soeroto menambahan, dalam meningkatkan layanan kepada nasabah, Bank Mantap secara resmi meluncurkan “Mantapcall” bernomor 14024 yang beroperasi di Graha Mandiri Tugu di Yogyakarta. Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2017 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen.

“Layanan Call Center tersebut merupakan integrasi berbagai layanan seperti inbound call, outbound call dan pengaduan via email. Kami juga menerapkan Key Perfomance Indicator(KPI) yang tinggi dan Service Level Agreement (SLA) yang terukur dalam pelaksanaan mantapcall untuk memastikan layanan yang diberikan adalah layanan yang terbaik. Mulai dari layanan pengaduan hingga informasi produk,” ujar Iwan.

Iwan melanjutkan, Mantapcall ini adalah wujud dedikasi secara end to end dari Bank Mantap yang bekerjasama dengan Bank Mandiri dalam memberikan layanan lebih kepada nasabah sekaligus untuk mendengar kebutuhan, keluh kesah nasabah yang tentunya bisa menjadi bahan bagi Bank Mantap untuk meningkatkan produk dan operasional perseroan.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Mei 2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 17,04 triliun atau tumbuh sekitar 78,5 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3  mencapai Rp 12,863 triliun atau tumbuh sampai dengan 66,2 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 12,73 triliun atau meningkat sampai 78 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 11 triliun dengan persentase tumbuh 128,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp 134,1 miliar atau naik sampai dengan 147,5 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 199 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama               : Abdul Rachman 
2.  Komisaris                           : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen       : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen       : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen       : Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1. Direktur Utama       : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                   : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                   : Nurkholis Wahyudi
4. Direktur                   : Muhamad Gumilang

5. Direktur                   : Iwan Soeroto* )

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

 

Jun
Bank Mantap Peduli Kepada 14400 Pensiunan
Bank Mantap Peduli Kepada 14400 Pensiunan

Semarang, 4 Juni 2018 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) berkomitmen untuk terus membangun negeri melalui aktivitas bisnis dan sosial. Terkait hal tersebut, Bank Mantap memberikan bingkisan Ramadhan kepada 14.400 pensiunan PNS dan TNI/Polri sebagai bentuk empati dan berbagi kebahagian dengan mereka.

 Sebagai bagian dari aksi ini, Bank Mantap menggelar buka puasa bersama pensiunan dan anak yatim di lima kota yaitu Semarang, Mataram, Aceh, Cirebon dan Bandung yang dilaksanakan secara bergiliran selama Bulan Ramadhan. Dalam kesempatan itu, perseroan menyerahkan bingkisan ramadhan dengan total nilai Rp 1 miliar yang tersebar diseluruh Indonesia, adapun penyaluran bingkisan ramadhan di wilayah lainnya dilakukan oleh Kantor Wilayah 1 sampai dengan 4 Bank Mantap secara bertahap pada periode mulai pekan ke-2 hingga pekan ke-3 bulan ramadhan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Bank Mantap kepada generasi lansia sekaligus apresiasi kami yang dalam kepada masyarakat khususnya pensiunan PNS dan TNI/Polri yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan kepada kami. Semoga aktivitas sosial ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia,” ungkap Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso saat penyerahan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan pensiunan bersama Karo Organisasi Pemprov Jateng Dyah Lukisari di Semarang, Jawa Tengah, Senin (04/6).

Josephus menambahkan, program ini juga sejalan dengan keinginan perseroan untuk dapat berbagi kebahagiaan bersama para purnabakti di menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan oleh para pensiunan tersebut.

“Sebagai perusahaan anak Badan Usaha Milik Negara, Bank Mantap ingin berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dengan sesama melalui program Mantap Aktif yaitu penyelenggaraan buka bersama dan pembagian sembako menjelang Idul Fitri yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya,” kata Jos.

 Di samping kegiatan dengan pensiunan, Josephus melanjutkan, pada akhir pekan ini Bank Mantap beserta Mandiri Group juga akan memberikan santunan Idul Fitri kepada 21.000 anak panti asuhan dan pondok pesantren di seluruh Indonesia. Rencananya, kegiatan bertajuk “One Heart, One Mandiri Kado Untuk 21.000 Yatim” tersebut akan digelar di beberapa kota besar di Indonesia secara berbarengan. 

 “Adapun dalam penyaluran santunan Idul Fitri tersebut, kami bekerjasama dengan Mandiri Amal Insani, Badan Pengelola Zakat Infaq dan Sadaqah Bank Mandiri atau Bapekis. Sedangkan di wilayah, penyaluran santunan Idul Fitri akan dilakukan oleh Kanwil-Kanwil Bank Mandiri serta perusahaan anak secara bertahap, salah satunya Bank Mantap yang telah menyalurkan santuan tersebut diwilayah Denpasar,” ungkap Jos.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari dua BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Mei2018 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 17,04 triliun atau tumbuh sekitar 78,5 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 12,86 triliun atau tumbuh sampai dengan 66,2 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 12,73 triliun atau meningkat sampai 78 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 10,99 triliun dengan persentase tumbuh 128,3 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp 134,1 miliar atau naik sampai dengan 147,5 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 196 jaringan yang tersebar di 28 provinsi.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut

 

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama                  : Abdul Rachman 

2.  Komisaris                               : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen        : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen        : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen        : Zudan Arif Fakrulloh *)

 

Direksi :

1. Direktur Utama      : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur                    : Paulus E. Suyatna

3. Direktur                    : Nurkholis Wahyudi 

4. Direktur                    : Muhamad Gumilang

5. Direktur                    : Iwan Soeroto* )

 

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

 

Apr
Peresmian Kantor Kas Cempaka Putih Bank Mantap Wujud Strategi Sinergi
Peresmian Kantor Kas Cempaka Putih Bank Mantap Wujud Strategi Sinergi

Jakarta, 17 April 2018 – Sebagai perusahaan anak Bank Mandiri dan Taspen, Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) terus melakukan pembukaan cabang baru diseluruh wilayah Indonesia, dengan tujuan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada nasabah dan mengembangkan bisnis Bank Mantap. Salah satu realisasi hal tersebut adalah pembukaan kantor kas di Kantor Pusat PT Taspen Persero sebagai salah satu realisasi langkah strategis tersebut.

Kantor Kas tersebut terletak di Jl. Letjen Suprapto No.45 Cempaka Putih, Jakarta Pusat itu diresmikan oleh Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso dan disaksikan oleh Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro dan para jajaran manajemen Taspen yang bertepatan dengan HUT PT Taspen (Persero) yang Ke-55 Tahun.

Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, peresmian Kantor Kas tersebut yang bertepatan dengan HUT Taspen merupakan simbol bahwa Bank Mantap selalu bersinergi dengan perusahaan induk, salah satunya yaitu mengembangkan jangkauan layanan Kantor Kas Bank Mantap yang berlokasi di Kantor Taspen.
 
“Pada saat ini Kantor Kas Bank Mantap yang berlokasi di Kantor Taspen berjumlah 4 unit dan kedepannya akan terus bertambah serta Kantor Kas ini merupakan bagian dari Bank Mantap Distribution II (dua) yang meliputi seluruh kawasan Jabodetabek dan Jawa Barat, merupakan Kantor Kas yang ke-55. Semoga ditahun 2018 ini jaringan kantor Bank Mantap berjumlah 221 unit dan mobil kas berjumlah 59 unit diseluruh Indonesia sesuai yang ditetapkan Rencana Bisnis Bank tahun 2018” ujar Jos.
 
Kuartal I 2018, Kinerja Bank Mantap Tetap Tumbuh Dengan Baik

Hingga akhir bulan Maret 2018, Bank Mantap berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 77,4 miliar tumbuh 148 persen dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menjelaskan pertumbuhan laba Bank Mantap hingga kuartal pertama tahun ini menunjukkan bahwa kinerja perseroan semakin membaik di tengah situasi makroekonomi dan daya beli masyarakat yang belum kondusif.

“Kami bersyukur hingga Maret tahun ini kredit yang disalurkan Bank Mantap mencapai Rp 11,94 triliun,” ujarnya saat meresmikan Kantor Kas Bank Mantap Cempaka Putih Jakarta, Selasa (17/4).

Kredit Bank Mantap hingga Maret 2018 melonjak 93 persen dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu yang mencapai Rp 11,94 triliun. Jos menjelaskan pertumbuhan kredit Perseroan dimotori oleh segmen pensiunan yang meningkat 160,9 persen secara yoy menjadi Rp 10,10 triliun, dengan rasio NPL kredit secara keseluruhan yaitu 0,64 persen.

Pertumbuhan laba perseroan disamping ditopang laju kredit juga berhasil melakukan efisiensi operasional sehingga menurunkan rasio BOPO dari 84,06 persen menjadi 78,44 persen dan peningkatan Fee Based Income (FBI) mencapai Rp 57,1 miliar yang tumbuh 113,7 persen.
“Posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan mencapai Rp 11,17 triliun, meningkat sebesar 59,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Secara keseluruhan, pertumbuhan kinerja perseroan terlihat dari posisi asset yang tumbuh 74,6 persen dibandingkan dengan posisi Maret tahun lalu dari Rp 8,79 triliun menjadi Rp 15,35 triliun,” tutup Jos.
 
Susunan pengurus perseroan sebagai berikut

Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama                : Abdul Rachman 
2.  Komisaris                           : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen        : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen        : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen        : Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1. Direktur Utama         : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                    : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                    : Nurkholis Wahyudi 
4. Direktur                    : Muhamad Gumilang
5. Direktur                    : Iwan Soeroto* )

*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK
 
Bambang T. Pramusinto
Corporate Secretary & Legal
PT Bank Mandiri Taspen

Mar
KEPUTUSAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN TAHUN BUKU 2017 TANGGAL 19 MARET 2018
KEPUTUSAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN TAHUN BUKU 2017 TANGGAL 19 MARET 2018
 
 
 
  1. Agenda I: 
Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan termasuk Pengesahan Laporan Keuangan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, termasuk penyampaian Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi I PT Bank Mandiri Taspen Pos Tahun 2017, serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggungjawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurus dan pengawas yang telah dijalankan selama Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2017.
       Keputusan:
    1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young Global Limited) dengan pendapat Wajar Dalam Semua Hal Yang Material.
    2. Menerima laporan pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi I Bank Mandiri Taspen Pos 2017 sebesar Rp.1.993.394.000.000 (satu triliun sembilan ratus sembilan puluh tiga miliar tiga ratus sembilan puluh empat juta rupiah).
    3. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada segenap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.
    4. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Endang Wahyudin, Nixon Lambok Pahotan Napitupulu dan Ihwan Sutardiyanta atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan dari tanggal 1 Januari 2017 sampai tanggal 7 April 2017 sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017
 
  1. Agenda II:
Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.
      Keputusan:
    1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 yang sebesar Rp. 160.047.149.383,- (seratus enam puluh miliar empat puluh tujuh juta seratus empat puluh Sembilan ribu tiga ratus delapan puluh tiga rupiah) sebagai berikut:
      1. Sejumlah 3,12% dari Laba Bersih Setelah Pajak atau sebesar  Rp.5.000.000.000,- (lima miliar rupiah) disisihkan sebagai dana cadangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
      2. Sejumlah 10% dari Laba Bersih Setelah Pajak atau sebesar Rp.16.004.714.938 (enam belas miliar empat juta tujuh ratus empat belas ribu sembilan ratus tiga puluh delapan rupiah) dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham.
      3. Sejumlah 86,88% dari Laba Bersih Setelah Pajak atau sebesar  Rp.139.042.434.445 (seratus tiga puluh sembilan miliar empat puluh dua juta empat ratus tiga puluh empat ribu empat ratus empat puluh lima rupiah) ditetapkan sebagai laba ditahan.
    2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menentukan waktu dan tata cara pelaksanaan pembagian dividen di atas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 
  1. Agenda III:
Persetujuan Penetapan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
      Keputusan:
    1. Menyetujui penetapan Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja a member firm of Ernst & Young (EY) Global Limited sebagai Auditor Independen yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
    2. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik terpilih, karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.
 
  1. Agenda IV: 
Persetujuan penetapan gaji  bagi anggota Direksi, honorarium bagi anggota Dewan Komisaris dan penetapan tunjangan lainnya termasuk  tantieme bagi segenap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Keputusan:
Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Mayoritas dan diketahui oleh Pemegang Saham Pengendali lainnya untuk menetapkan:
    1. Gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2018.
    2. Tantieme atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.
 
  1. Agenda V : 
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Keputusan:
    1. Menyetujui mengubah Anggaran Dasar Perseroan pasal 18 Ayat 1 tentang Rencana Kerja, Tahun Buku dan Laporan Tahunan, sebagai berikut :
Semula:
Direksi menyampaikan rencana kerja yang memuat juga anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan, sebelum tahun buku dimulai.
menjadi:
Direksi menyampaikan rencana kerja yang memuat juga anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan, sebelum tahun buku dimulai.
Persetujuan Dewan Komisaris dilakukan setelah mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Mayoritas dan diketahui oleh Pemegang Saham Pengendali lainnya.
    1. Memberikan kuasa dan wewenang penuh dengan hak subtitusi kepada Direksi Perseroan untuk melakukan setiap dan seluruh hal serta tindakan yang disyaratkan dan/atau diperlukan untuk menjalankan Persetujuan agenda Kelima Rapat ini.
 
  1. Agenda VI : 
Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
Keputusan :
    1. Memberhentikan dengan hormat:
  1. Dewan Komisaris
1)   Abdul Rachman                         
2)   Agus Haryanto                            
3)   I Wayan Deko Ardjana                            
4)   Sukoriyanto Saputro                                
5)   Edhi Chrystanto       
  1. Direksi
1)   Josephus Koernianto Triprakoso                      
2)   Ida Ayu Kade Karuni                                
3)   Nurkholis Wahyudi                                   
4)   Paulus Endra Suyatna
yang telah berakhir masa jabatannya sejak penutupan RUPS Tahunan Tahun buku 2017 dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat menjadi anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan.
    1. Menyetujui pengangkatan kembali atas nama:
  1. Dewan Komisaris  :
1. Abdul Rachman sebagai Komisaris Utama
2. Sukoriyanto Saputro sebagai Komisaris Independen
3. Edhi Chrystanto sebagai Komisaris Independen
 
        b. Direksi :
1. Josephus Koernianto Triprakoso sebagai Direktur Utama
2. Nurkholis Wahyudi sebagai Direktur
 
Masa Jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut di atas terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Menteri BUMN selaku pemegang saham Seri A Dwiwarna PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
    1. Menyetujui pengangkatan kembali atas nama:
 
        a. Dewan Komisaris :
Agus Haryanto sebagai Komisaris
         b. Direksi:
Paulus Endra Suyatna sebagai Direktur 
 
Masa Jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut di atas terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
    1. Menyetujui pengangkatan atas nama Zudan Arief Fakrulloh sebagai Komisaris Independen terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak pengangkatannya, namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Menteri BUMN selaku pemegang saham PT Taspen (Persero) dan Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
    1. Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta instansi terkait lainnya.
Terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun buku 2017, susunan pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:
 
       a. Dewan Komisaris
1)   Abdul Rachman (Komisaris Utama)                          
2)   Agus Haryanto (Komisaris)                             
3)   Sukoriyanto Saputro (Komisaris Independen)                            
4)   Edhi Chrystanto (Komisaris Independen)                                
5)   Zudan Arief Fakrulloh (Komisaris Independen)                                  
  1. Direksi
1)   Josephus Koernianto Triprakoso (Direktur Utama)                      
2)   Nurkholis Wahyudi (Direktur)                                   
3)   Paulus Endra Suyatna (Direktur)                               
4)   Muhamad Gumilang (Direktur) 
5)   Iwan Soeroto (Direktur) 
 
Adapun pembagian tugas dan wewenang setiap anggota Direksi serta struktur organisasi Perseroan akan ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat Direksi Perseroan dan selanjutnya diajukan kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuan.
 
Denpasar, 21 Maret 2018
PT Bank Mandiri Taspen
 
Ttd
 
Direksi
 
Mar
Dividen Bank Mandiri Taspen Meningkat
Dividen Bank Mandiri Taspen Meningkat

Kuta, 19 Maret 2018 – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp 16 Miliar. Dividen tersebut 10 persen dari perolehan laba bersih tahun 2017 yang tercatat Rp 160 Miliar.

 Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menjelaskan, dividen final tersebut meningkat dari tahun lalu yang dibagikan oleh perseroan sebesar 5 persen. RUPST juga telah memberikan persetujuan kepada Direksi (dengan persetujuan Dewan Komisaris) untuk menetapkan dan membayar dividen final tahun buku 2017 kepada pemegang saham yang akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan perseroan yang berlaku.

“Dengan meningkatnya pembagian deviden dari tahun buku 2016 yakni Rp 2,53 miliar menjadi Rp 16 miliar atau meningkat 6324 persen, mengindikasikan bahwa permodalan Bank Mantap sehat dengan rasio kecukupan modal bank (CAR) sebesar 22,32 persen. Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam ekspansi bisnis ditahun 2018,” ujar Jos.

RUPST pada tahun ini mengubah susunan pengurus perseroan, adapun pergantian Dewan Komisaris yaitu I Wayan Deko Ardjana yang menjabat Komisaris Independen digantikan oleh Zudan Arif Fakrulloh. Untuk pergantian di Jajaran Direksi yaitu Ida Ayu Kade Karuni yang berhenti secara hormat dikarenakan periode masa jabatan telah selesai.

Di samping itu, RUPST juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan 2017. Laba bersih tahun buku 2017 sebesar Rp 160 miliar meningkat 215,9 persen dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp 50,67 miliar. Laba ditopang oleh pertumbuhan kredit yang mencapai Rp 10,50 triliun pada akhir tahun 2017 tumbuh 113,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,92 triliun. Laba juga ditopang pendapat operasional lainnya (Fee Based Income) yang meningkat 252,7 persen menjadi Rp 156,5 miliar secara year on year.
Pertumbuhan kredit pensiunan menjadi kontributor utama peningkatan laba perseroan pada tahun 2017. Josephus mengungkapkan total penyaluran kredit pensiunan pada tahun 2017 sebesar Rp 8,51 triliun tumbuh sebesar 210,6 persen. Selain kredit pensiunan, perseroan juga telah menyalurkan ke sektor Mikro pada akhir sebesar Rp 1,05 triliun dan sektor Retail sebesar Rp 940 miliar dengan rasio Non Performing Loan (NPL) diangka 0,65 persen akhir tahun 2017

“Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut juga mendorong peningkatan asset sebesar 85,2 persen pada akhir tahun 2017 menjadi Rp 13,68 triliun dari Rp 7,39 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya,” tutup Jos.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1. Komisaris Utama – Abdul Rachman
2. Komisaris – Agus Haryanto
3. Komisaris Independen – Edhi Chrystanto
4. Komisaris Independen – Sukoriyanto Saputro
5. Komisaris Independen – Zudan Arif Fakrulloh *)

Direksi :
1. Direktur Utama - Josephus Koernianto Triprakoso
2. Direktur - Paulus Endra Suyatna
3. Direktur - Nurkholis Wahyudi
4. Direktur - Muhamad Gumilang
5. Direktur – Iwan Soeroto *)
 
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK

Bambang T. Pramusinto
Corporate Secretary & Legal
PT Bank Mandiri Taspen