info mantap
Mei
Pengumuman Operasional Kantor
Pengumuman Operasional Kantor

Kepada Yth. Segenap Nasabah Bank Mandiri Taspen Dalam rangka persiapan menjelang libur panjang Idul Fitri 1440 H (2019) dan pelaksanaan Pembayaran Gaji Bulan Juni, Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) akan membuka layanan operasional terbatas untuk :

1. Pembayaran Gaji pensiunan PNS dan TNI/Polri

2. Pembayaran Gaji pegawai aktif PNS

Layanan operasional terbatas tersebut dilaksanakan di 116 Jaringan Kantor Cabang (KC), Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan Kantor Kas (KK) yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia dengan rincian sebagai berikut :   

Untuk keperluan layanan perbankan selama hari Libur, Nasabah dapat mengakses melalui ATM Bank Mandiri, ATM Bersama dan Mantap Mobile selama 24 jam setiap harinya. Jika terdapat kendala terkait penarikan Gaji melalui ATM pada hari libur, maka dapat menghubungi layanan Mantap Call di nomor 14024.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 31 Mei 2019

PT Bank Mandiri Taspen

Ttd

Direksi

Mei
Himbauan Tidak Memberikan Hadiah Bingkisan Dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 1440 H 2019
Himbauan Tidak Memberikan Hadiah Bingkisan Dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 1440 H 2019

Sehubungan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H (2019), dalam rangka menerapkan prinsip – prinsip Good Corporate Governance dan menjaga integritas serta kode etik pegawai PT Bank Mandiri Taspen (“Bank Mantap”), dengan hormat kami sampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan (Stakeholders) Bank Mantap untuk tidak memberikan bingkisan, parsel maupun hadiah dalam bentuk apapun kepada seluruh Jajaran Bank Mantap.

Apabila terdapat Jajaran Bank Mantap yang meminta atau menerima hadiah dari seluruh Stakeholders, maka kami mohon untuk menyampaikan informasi di whistleblowing system Bank Mantap pada website corporate www.bankmantap.co.id atau pada email LTC@bankmantap.co.id untuk dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh Stakeholders Bank Mantap atas dukungan dan kerjasamanya sehingga kami tetap dapat menjaga integritas dan komitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan mitra kerja sebagaimana semboyan kami untuk menjadi mitra terbaik dan terpercaya dalam memberdayakan dan mensejahterakan.

Demikian kami sampaikan

Jakarta, 28 Mei 2019

PT Bank Mandiri Taspen

Ttd

Direksi

Apr
Bank Mandiri Taspen Resmi Menjadi Bank Persepsi
Bank Mandiri Taspen Resmi Menjadi Bank Persepsi

Jakarta, 11 April 2019 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) resmi ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia menjadi Bank Persepsi. Peresmian Bank Persepsi antara Bank Mantap dan Kemenkeu RI dilakukan oleh Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi, Direktur Pengelolaan Kas Negara Kemenkeu RI Didyk Choiroel dan Direktur Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan Kemenkeu RI Saiful Islam di Graha Mantap Jakarta, Kamis (11/4).

 

Penunjukan Bank Persepsi menggunakan Modul Penerimaan Negara dengan menyediakan layanan bagi seluruh nasabah Bank Mantap, baik nasabah korporasi maupun perorangan. Layanan Bank Mantap dalam menerima Setoran Penerimaan Negara dari wajib pajak menggunakan sistem Modul penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN G2).

 

Menurut Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi, penunjukan Bank Mantap menjadi Bank Persepsi adalah kepercayaan dari pihak Kementerian Keuangan Republik Indonesia menjadi pihak yang aktif dalam kebijakan strategis untuk mendongkrak penerimaan Negara.

 

“Untuk saat ini kami sedang mengembangkan layanan digital Cash Manangement, para nasabah Bank Mantap dapat langsung bertransaksi pembayaran pajak menggunakan Cash Manangement tersebut, sehingga, Wajib Pajak dapat membayar kewajiban perpajakannya tanpa perlu datang ke teller. Diharapkan layanan online tersebut dapat memberikan layanan yang optimal dalam penerimaan pajak Negara,” ujar Nurkholis.

 

Nurkholis menambahkan, saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 274 jaringan yang tersebar di 32 provinsi sehingga kami optimis dapat membantu kelancaran proses perpajakan yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan kepatuhan dan pendapatan pajak Negara.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

 

Sampai dengan akhir bulan Maret 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 21,60 triliun atau tumbuh sekitar 40,7 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 15,82 triliun atau tumbuh sampai dengan 41,7 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 16,77 triliun atau meningkat sampai 40,4 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 15,31 triliun dengan persentase tumbuh 51,5 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 99,5 miliar atau naik sampai dengan 28,4 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 274 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

 

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :


Dewan Komisaris :
1.  Komisaris Utama                        : Abdul Rachman
2.  Komisaris                         : Agus Haryanto
3.  Komisaris Independen  : Edhi Chrystanto
4.  Komisaris Independen  : Sukoriyanto Saputro
5.  Komisaris Independen  : Zudan Arif Fakrulloh


Direksi :
1. Direktur Utama    : Josephus K. Triprakoso
2. Direktur                 : Paulus E. Suyatna
3. Direktur                 : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur                 : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Mar
Risalah RUPST Tahun Buku 2018
Risalah RUPST Tahun Buku 2018

Hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2018 PT Bank Mandiri Taspen yang diselenggarakan hari Jumat, 15 Maret 2019 bertempat di Padma Resort Hotel Legian - Bali, sebagai berikut:

 

KEPUTUSAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN TAHUN BUKU 2018 PT BANK MANDIRI TASPEN:

 

I. Agenda I :  Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 termasuk memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018, sepanjang aktivitas tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan.

 

Keputusan :

a.  Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (a member _rm of Ernst & YoungGlobal Limited),dengan opini “Wajar Dalam Semua Hal Yang Material” sebagaimanadinyatakan dalam laporan Nomor: 00067/2.1032/AU.1/07/ 1008-2/1/I/2019 tanggal 17 Januari 2019.

b. Dengan disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 serta disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018, maka Rapat memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) terhadap seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan, selama tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindakan pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

c. Pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) juga diberikan kepada :

  1. Bapak I Wayan Deko Ardjana yang menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tanggal 1 Januari 2018 sampai dengan tanggal 19 Maret 2018.
  2. Ibu Ida Ayu Kade Karuni yang menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tanggal 1 Januari 2018 sampai dengan tanggal 19 Maret 2018.
  3. Bapak Muhamad Gumilang yang menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tanggal 1 Januari 2018 sampai dengan tanggal 20 Agustus 2018.

 

II. Agenda II: Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

 

Keputusan :

Menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun BUKU 2018 sebesar Rp.333.471.494.538,-(tiga ratus tiga puluh tiga miliar empat ratus tujuh puluh satu juta empat ratus sembilan puluh empat ribu lima ratus tiga puluh delapan rupiah) yaitu sebagai berikut :

a. Sejumlah 30.00% dari Laba Bersih Perseroan atau sebesar Rp.100.041.448.361 (serratus miliar empat puluh satu juta empat ratus empat puluh delapan ribu tiga ratus enam puluh satu rupiah) dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk mengatur tata cara pelaksanaan pembagian dividen tunai tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

b. Sejumlah 1,50% dari Laba Bersih Perseroan atau sebesar Rp.5.000.000.000,- (lima miliar rupiah) disisihkan sebagai dana cadangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

c.  Sejumlah 29,99% dari laba bersih Perseroan atau sebesar Rp.100.000.000.000,- (seratus miliar rupiah) ditetapkan sebagai cadangan lainnya untuk perluasan usaha.

d. Sejumlah 38,51% dari Laba Bersih Perseroan atau sebesar Rp.128.430.046.177 (serrtus dua puluh delapan miliar empat ratus tiga puluh juta empat puluh enam ribu seratus tujuh puluh tujuh rupiah) ditetapkan sebagai laba ditahan.

 

III. Agenda III : Persetujuan Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun BUKU yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan penetapan Biaya/Honorariumnya.

 

Keputusan

a. Menetapkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwanto, Sungkoro & Surja, A Member Firm of Ernst & Young (EY) Global Limited dan Akuntan Publik (AP) Danil Setiadi Handaja untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

b. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Purwanto, Sungkoro & Surja dan/atau Akuntan Publik Danil Setiadi Handaja, karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan proses audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

 

IV. Agenda IV : Penetapan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas, bene_t dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun BUKU 2019 serta penetapan tantiem bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun BUKU yang berakhir pada 31 Desember 2018.

 

Keputusan :

Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan Pemegang Saham mayoritas dan diketahui oleh Pemegang Saham Pengendali lainnya untuk menetapkan :

a. Gaji anggota Direksi dan honorarium Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun BUKU 2019.

b. Tantieme atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun BUKU yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

 

 

Denpasar, 19 Maret 2019

PT Bank Mandiri Taspen

ttd

Direksi

Mar
Bank Mantap Sahkan Deviden 30 Persen
Bank Mantap Sahkan Deviden 30 Persen

Kuta, 15 Maret 2019 – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp 100 Miliar kepada perusahaan induk yaitu Bank Mandiri dan Taspen. Dividen tersebut merupakan 30 persen dari perolehan laba bersih tahun 2018 yang tercatat Rp 333,4 Miliar.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menjelaskan, dividen final tersebut meningkat dari tahun lalu yang dibagikan oleh perseroan sebesar 10 persen dari laba bersih. RUPST juga telah memberikan persetujuan kepada Direksi (dengan persetujuan Dewan Komisaris) untuk menetapkan dan membayar dividen final tahun buku 2018 kepada pemegang saham yang akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan perseroan yang berlaku.

“Dengan meningkatnya pembagian deviden dari tahun buku 2017 yakni Rp 16 miliar menjadi Rp 100 miliar, mengindikasikan bahwa permodalan Bank Mantap sehat dengan rasio kecukupan modal bank (CAR) sebesar 17,47 persen. Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam ekspansi bisnis ditahun 2019,” ujar Jos.

Disamping itu Josephus menambahkan, RUPST 2018 menyetujui komposisi laba bersih tahun 2018 selain untuk deviden 30 persen, yaitu cadangan wajib sebesar 1,50 persen atau senilai Rp 5 miliar, cadangan lainnya sebesar 29,99 persen atau senilai Rp 100 miliar salah satunya dipersiapkan untuk pembentukan Unit Usaha Syariah Bank Mantap, serta komposisi laba ditahan sebesar 38,51 persen dengan nilai nominal Rp 128,43 miliar.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Februari 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 20,86 triliun atau tumbuh sekitar 38,3 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 15,18 triliun atau tumbuh sampai dengan 38,9 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 16,33 triliun atau meningkat sampai 42,1 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 14,86 triliun dengan persentase tumbuh 54,7 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 64,2 miliar atau naik sampai dengan 28,4 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 274 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama          : Abdul Rachman

2.  Komisaris                     : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen  : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen  : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen  : Zudan Arif Fakrulloh

Direksi :

1. Direktur Utama    : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur               : Paulus E. Suyatna

3. Direktur               : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur               : Iwan Soeroto

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen

Mar
Perkuat Segmen KPR Bank Mandiri Taspen Gandeng Bank Mandiri
Perkuat Segmen KPR Bank Mandiri Taspen Gandeng Bank Mandiri

Jakarta, 13 Maret 2019 – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) terus memperluas akses pembiayaan agar semakin banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri dari aktif hingga pensiun mendapatkan rumah pribadi. Untuk itu, Bank Mantap bekerjasama dengan PT Bank Mandiri (Persero) guna penyediaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Kerjasama KPR tersebut ditandatangani oleh Direktur Bisnis Bank Mantap Nurkholis Wahyudi dan Executive Vice President Consumer Loans Group Bank Mandiri Ignatius Susatyo Wijoyo yang disaksikan oleh Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso di Menara Mandiri I, Jakarta, Rabu (13/3).

Menurut Nurkholis, dalam optimalisasi manfaat pembiayaan KPR untuk PNS dan TNI/Polri, Bank Mantap bekerjasama dengan Bank Mandiri membuat produk KPR Combo yang bertujuan untuk memberikan Pembiayaan kepemilikan rumah atau rumah susun/apartemen kepada Calon Debitur dengan tenor 20 tahun dari pegawai aktif sampai dengan melewati usia pensiun atau maksimum sampai dengan Calon Debitur berusia 65 (enam puluh lima) tahun.

“Para debitur ketika aktif pada umur sekitar 40 tahun sudah dapat mengambil KPR di Bank Mandiri dan ketika pensiun dari kedinasan pembiayaan tersebut dialihkan ke Bank Mantap, diharapkan dengan produk ini tenor semakin panjang dan plafond hingga Rp 1 Miliar yang diambil, sehingga para calon mendapatkan pilihan mengambil rumah semakin banyak,” ujar Nurkholis.

Nurkholis menambahkan, kerjasama ini merupakan bentuk sinergi antara perusahaan induk dan perusahaan anak dalam optimalisasi pengelolaan portofolio khusus di segmen KPR khususnya bagi PNS dan TNI/Polri yang berpayroll di Bank Mandiri pada saat aktif dan payroll tersebut dialihkan ke Bank Mantap pada saat pensiun.

 

Tentang Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari 2 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per tanggal 23 Desember 2017 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.

Sampai dengan akhir bulan Februari 2019 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 20,86 triliun atau tumbuh sekitar 38,3 persen, sedangkan posisi Dana Pihak ke-3 mencapai Rp 15,18 triliun atau tumbuh sampai dengan 38,9 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 16,33 triliun atau meningkat sampai 42,1 persen, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 14,86 triliun dengan persentase tumbuh 54,7 persen,  sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 64,2 miliar atau naik sampai dengan 28,4 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 274 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :

1.  Komisaris Utama           : Abdul Rachman

2.  Komisaris                      : Agus Haryanto

3.  Komisaris Independen  : Edhi Chrystanto

4.  Komisaris Independen  : Sukoriyanto Saputro

5.  Komisaris Independen  : Zudan Arif Fakrulloh

 

Direksi :

1. Direktur Utama    : Josephus K. Triprakoso

2. Direktur               : Paulus E. Suyatna

3. Direktur               : Nurkholis Wahyudi

4. Direktur               : Iwan Soeroto

 

Bambang T. Pramusinto

Corporate Secretary & Legal

PT Bank Mandiri Taspen