Bank Mantap Luncurkan Program Wirausaha Mantap Sejahtera
home     berita

Bank Mantap Luncurkan Program Wirausaha Mantap Sejahtera

Jakarta, 14 November 2017 – Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menyelenggarakan peluncuran program “Wirausaha Mantap Sejahtera” di Rumah Mandiri Inkubator Bisnis, Jakarta Selatan. Dalam rangka meningkatkan produktivitas dan menumbuhkan jiwa wirausaha bagi para nasabah pensiunan PNS dan TNI/Polri,  Bank Mantap melakukan inovasi dengan menciptakan program Wirausaha Mantap Sejahtera yang akan mendukung produktivitas dan menambah nilai ekonomi masyarakat, khususnya para calon pensiunan maupun pensiunan.
 
Wirausaha Mantap Sejahtera adalah program wirausaha yang terintegrasi antara pelatihan ide, praktek usaha, pengembangan diri dan mentoring usaha berkelanjutan, dengan tujuan agar para calon pensiunan/pensiunan dapat berkarya membangun usaha dan hidup sejahtera di masa pensiun. Melalui program Wirausaha Mantap Sejahtera, Bank Mantap ingin menciptakan komunitas-komunitas wirausaha yang anggotanya adalah para calon pensiunan/pensiunan yang memiliki minat usaha yang sama dengan jenis usaha sesuai dengan potensi lokal daerah tempat para pensiunan tersebut berada.
 
Menurut Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso, tujuan diselenggarakannya program Wirausaha Mantap Sejahtera adalah bentuk dukungan kepada pemerintah untuk menumbuhkan jumlah wirausaha di Indonesia, khususnya dari kalangan pensiunan PNS dan TNI/Polri. Lalu mendorong pensiunan untuk bisa mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain.
 
“Tujuan program ini wirausaha dapat menjadi pilihan kegiatan utama untuk mendukung produktivitas di masa pensiun dan untuk sarana pengembangan diri dan menuangkan ide serta kreativitas untuk menjaga tingkat keaktifan di masa pensiun. Diharapkan Bank Mantap dapat memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat seperti turunnya daya beli masyarakat, serta dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan” tutur Jos.
 
Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi menambahkan, Indonesia akan mengalami ledakan populasi lansia pada tahun 2050 dengan jumlah mencapai 80 juta jiwa lansia sehingga Indonesia termasuk dalam 10 besar negara dengan jumlah lansia terbesar di dunia (sumber : UN Population Projection). Hal ini berpotensi menjadi beban bagi populasi usia produktif dimana lansia tersebut dimungkinkan untuk menderita sakit, tidak mampu melakukan apa – apa dan tergantung kepada orang lain ditambah bahwa 53 persen masyarakat Indonesia khawatir akan kemampuan menjalani masa pensiun yang berkecukupan.
 
“Dengan mempertimbangkan hal tersebut dan keterbatasan fisik para pensiunan, maka Bank Mantap menciptakan program wirausaha yang mudah dilakukan oleh para pensiunan dengan membantu memberikan solusi dari hulu hingga hilir, dari sejak mendapatkan motivasi dan teori usaha hingga bantuan pemasaran,” ungkap Nurkholis.
 
Program wirausaha mantap sejahtera merupakan salah satu dari 3 pilar program Bank Mantap, yaitu Mantap Sehat (meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat, khususnya pensiunan), Mantap Aktif (mendukung penciptaan masyarakat, khususnya pensiunan yang aktif, produktif, tangguh dan bahagia) dan Mantap Sejahtera (menciptakan masyarakat, khususnya pensiunan yang mandiri dan sejahtera melalui kewirausahaan).
 
Tentang Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap)

Bank Mantap merupakan bentukan dari 3 BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Taspen (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero)  yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen Pos per tanggal 7 Agustus 2015 seiring dengan keluarnya ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk penggunaan nama baru tersebut.
 
Sampai dengan akhir bulan Oktober 2017 total Asset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 12,73 triliun atau tumbuh sekitar 148,2 persen dari periode yang sama sebelumnya, sedangkan posisi Dana Pihak Ke-3  mencapai Rp 8,74 triliun atau tumbuh sampai dengan 107,4 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 9,62 triliun atau meningkat sampai 141,3 persen, khusus untuk penyaluran kredit  pensiunan sebesar Rp 7,51 triliun dengan persentase tumbuh 297,5 persen, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar 125,2 miliar atau naik sampai dengan 168,3 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 177 kantor tersebar di 28 provinsi Indonesia.

Susunan pengurus perseroan sebagai berikut :

Dewan Komisaris :
1.   Komisaris Utama - Abdul Rachman
2.   Komisaris - Agus Haryanto
3.   Komisaris - Edhi Chrystanto
4.   Komisaris Independen - Sukoriyanto Saputro
5.   Komisaris Independen - I Wayan Deko Ardjana

Direksi :
1.   Direktur Utama - Josephus Koernianto Triprakoso
2.   Direktur - Paulus Endra Suyatna
3.   Direktur - Nurkholis Wahyudi
4.   Direktur - Ida Ayu Kade Karuni
5.   Direktur - Muhamad Gumilang
6.   Direktur - Iwan Soeroto *)
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK