Links

Pencarian
Suku Bunga & Tarif
Simulasi
 

Ikuti Kami di




Pos Bersinergi Dengan Perusahaan Anak Bank Mandiri Taspen Pos Untuk Kembangkan Bisnis Jasa Keuangan

Bandung (31/8), PT Pos Indonesia yang selama ini dikenal sebagai penyelenggara jasa mailing services mulai merambah jasa keuangan dengan membentuk Bank Joint Venture bersama dengan PT Taspen dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang dinamakan PT Bank Mandiri Taspen Pos atau dikenal juga sebagai “Bank Mantap”. Kerjasama Joint Venture tersebut menggunakan  Bank Sinar Harapan Bali sebagai vehiclenya dan saat ini terus gencar melakukan invansi bisnis, salah satunya dengan menggarap bisnis pensiunan bekerjasama dengan PT Pos dan PT Taspen sebagai salah mitra usaha dalam Joint Venture. Kerjasama tersebut merupakan implementasi dari Share Holder Agreement untuk mendorong pertumbuhan Bank Mantap di satu sisi dan menambah revenue PT Pos melalui kerjasama bisnis.
 
Kerjasama antara PT Pos dengan Bank Mantap, bertujuan untuk meningkatkan akselerasi bisnis khususnya kredit Pensiunan selain tetap melayani kredit untuk segmen UMKM, dan untuk mendukung akselerasi tersebut tentunya memerlukan jaringan yang luas yang bisa menjangkau sampai pelosok negeri, dan hal tersebut telah dimiliki oleh PT Pos, demikian diungkapkan oleh Nixon L.P Napitupulu Direktur Utama Bank Mantap di Kantor Pusat PT Pos Jalan Banda No.30, Senin (31/8), dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman Untuk  Memanfaatkan Layanan Masing Masing Pihak serta Perjanjian Kerjasama yang menjadi tindak lanjut dari Nota kesepahaman tersebut.
 
Lebih lanjut Nixon mengungkapkan, Bank Mantap sebelumnya telah bekerjasama dengan kantor Pos Regional 8 Denpasar untuk menyalurkan kredit pensiun dimana sampai saat ini telah tersalur kepada 244 nasabah pensiunan dengan nominal sebesar Rp.24 Milyar dan diproyeksikan akan terus tumbuh seiring dengan peningkatan kerjasama yang sebelumnya hanya dilakukan terbatas di regional Bali, dengan kerjsama tersebut ditingkatkan menjadi berskala nasional, sehingga dapat memperluas akses layanan Bank Mantap kepada para pensiunan termasuk UMKM sampai ke pelosok negeri.
 
Dari survey yang pernah dilakukan kepada pensiunan yang pembayarannya melalui PT Pos, bahwa 64% responden masih memiliki tanggungan walaupun telah pensiun.  Dari yang memiliki tanggungan tersebut ternyata 56% responden memiliki pinjaman di berbagai Bank/BPR/Koperasi dan sekitar 70% responden yang memiliki pinjaman tersebut menggunakan pinjamannya untuk kebutuhan masa depan seperti membuka usaha, menambah modal usaha, biaya sekolah anak/cucu, pembelian tanah, jadi dapat disimpulkan walaupun mereka telah pensiun namun masih produktif untuk berkarya sehigga perlu dukungan modal untuk mendukung usahanya tersebut dimana Produk Bank Mantap tidak memberatkan pensiunan karena dikenakan bunga rendah, biaya provisi dan administrasi juga rendah.
 
“Selain kerjasama dalam pemberdayaan Pensiun tersebut, PT Pos dan Bank Mantap  juga  bersepakat untuk saling memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara terintegrasi yang fokus pada segmen menengah ke bawah dengan prinsip saling menguntungkan, saling menghormati dan mendorong efisiensi dan efektivitas” lanjut Nixon. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerjasama Pemberian fasilitas kredit kepada karyawan PT Pos, tentunya dengan fitur-fitur menarik yang dapat dinikmanti oleh seluruh Karyawan PT Pos dalam jaringan layanan Bank Mantap yang nantinya akan tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Penandatanganan kerjasama lainnya yaitu untuk pengiriman logistic, surat dan paket Bank Mantap juga akan memanfaatkan layanan dan jasa dari dari PT Pos.
 
Diungkapkan pula  kerjasama lainya yang telah berjalan seperti kerjasama terkait dengan Pospay sejak bulan Januari 2015, dimana dengan kerjasama ini Bank Mantap dapat  memberikan layanan Pospay multi biller milik PT Pos kepada nasabah diantaranya layanan pembayaran listrik, pembelian pulsa, pembayaran tagihan PDAM, pembayaran angsuran motor, dan lain-lain. 
 
Untuk perluasan  kantor layanan Bank Mantap, baru-baru ini (19/8) dibuka Kantor Bank Mantap Cabang Mataram dengan menggunakan aset PT Pos dan pemanfaatan aset ini juga akan dilakukan di beberapa daerah seluruh Indonesia tentunya dengan sistem sewa. dan kedepannya tetap akan terbuka peluang untuk kerjasama bisnis lainnya yang saling menguntungkan. Direncanakan sepanjang tahun 2015  Bank Mantap Bank  akan membuka cabang di luar wilayah provinsi Bali sebanyak 16 Kantor Cabang dan relokasi 2 kantor yang sudah ada, demikian disampaikan oleh Nixon menutup pembicaraannya.
 
Tentang Bank Mandiri Taspen Pos
Saat ini Bank Mandiri Taspen Pos mempunyai jaringan kantor sebanyak 93 kantor tersebar di seluruh Bali, dengan jumlah pegawai  mencapai lebih dari 1000 orang dan memiliki layanan ATM sebanyak 14 unit, 4 diantaranya merupakan ATM “Jreeeng” yaitu layanan kas ekstra  untuk penarikan dan penyetoran di luar jam kerja kantor. ATM Bank Mantap dapat digunakan juga di ATM Bank Mandiri.
Susunan Pengurus Bank Mantap :
- DirekturUtama, Nixon LP Napitupulu *)
- Direktur IT, Network & Operation, Ihwan Sutardiyanta *)
- Direktur Procurement, Pension & Prime Services, Paulus Endra Suyatna *)
- Direktur Business, Nurkholis Wahyudi *)
- Direktur Finance & Risk Management, Josephus Koernianto Triprakoso *)
- Direktur Compliance & HC, Ida Ayu Kade Karuni
*) efektif setelah dinyatakan fit & proper oleh OJK
 
Posisi per Juni 2015 kinerja keuangan Bank Mantap dapat tergambar dari asset telah mencapai 2Triliun, Kredit telah mencapai 1 Triliun, booking kredit mencapai 119M terdapat atau meningkat 72% dari booking kredit dari bulan sebelumnya, DPK mencapai 1,3Triliun, Laba mencapai  12,7 Miliar dan NPL terjaga di kisaran 1,3%.
Slide 1 Slide 1
 
Call Center +62 361 227887
Copyright © 2016 PT. Bank Mandiri Taspen Pos. All Rights Reserved.