Links

Pencarian
Suku Bunga & Tarif
Simulasi
 

Ikuti Kami di




Bank Sinar Turut Serta Dalam Pilot Uji Coba BI Untuk Layanan Branchless Banking

 

Jakarta, 15 Mei 2013– Bertempat di Gedung Thamrin Bank Indonesia Jakarta (15/5), Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution didampingi oleh Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring meluncurkan beberapa program dan produk terkait keuangan inklusif yaitu pilot project branchless banking di beberapa provinsi. Provinsi yang menjadi pilot project tersebut antara lain Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. 

Bank Indonesia di dalam siaran persnya menyatakan layanan branchless banking dapat diterapkan di Indonesia sebagai salah satu sarana untuk menekan angka unbanked segment sekaligus sebagai katalisator terciptanya financial inclusion secara menyeluruh di masa mendatang. Respon positif Bank Indonesia  tersebut dituangkan dalam Pedoman Uji Coba Bank Indonesia yang telah dikeluarkan pada tanggal 30 April 2013, yang mengajak dan membuka kesempatan pada setiap bank untuk berkontribusi dalam Uji Coba Layanan Branchless Banking (sesuai penamaan Bank Indonesia disebut Aktifitas Jasa Sistem Pembayaran dan Perbankan Terbatas melalui Unit Perantara Layanan Keuangan).

Dalam sambutannya, Darmin Nasution mengatakan uji coba ini bertujuan untuk mencari bentuk yang paling sesuai bagi Indonesia untuk meningkatkan akses dan memperluas jangkauan pelayanan jasa keuangan kepada seluruh masyarakat. “Kegiatan yang diluncurkan pada hari ini tidak hanya berheni sampai disini namun masih akan terus dikembangkan dan diperluas oleh Bank Indonesia bersama industri sistem pembayaran dan perbankan untuk memberikan layanan dengan jangkauan luas, murah, dan aman ke seluruh pelosok negeri”, jelasnya.

PT Bank Sinar Harapan Bali (Bank Sinar), anak perusahaan Bank Mandiri yang fokus di segmen Mikro & UKM di Bali, menjadi salah satu Bank yang turut serta dalam acara peluncuran pilotproject layanan  Aktivitas Jasa Sistem Pembayaran dan Perbankan Terbatas melalui Unit Perantara Layanan Keuangan (UPLK) yang dikenal dengan nama Branchless Banking. UPLK adalah pihak ketiga yang digunakan jasanya untuk mewakili bank sebagai penerbit layanan branchless banking dalam memberikan layanan sistem pembayaran dan perbankan kepada nasabah. Layanan tersebutmerupakan salah satu bentuk inisiatif Financial Inclusion yang menjadi program pemerintah.Layanan tersebut diharapkan akan membuka akses perbankan kepada masyarakat yang belum tersentuh layanan keuangan (unbank) hingga ke daerah terpencil.

Menurut Direktur IT & Operation Bank Sinar IGN Alit Asmara Jaya, Bank Sinar telah meluncurkan layanan branchless banking sejak 28 November 2011 namun masih tanpa UPLK karena belum adanya ketentuan yang mengatur tentang hal tersebut. Menyusul diluncurkannya secara resmi layanan keuangan inklusif oleh BI pada 15 Mei 2013, dengan brand Sinar Sip, masyarakat sudah bisa mengakses layanan bank dengan menggunakan telepon seluler melalui UPLK yang akan berada di 3 (tiga) kecamatan di provinsi Bali. Sinar Sip merupakan tabungan khusus yang dibuat Bank Sinar untuk layanan branchless banking ini yangfiturnyamirip dengan Tabunganku. Saat ini Bank Sinar bekerjasama dengan salah satu provider Telco yaitu Axis dan saat ini sedang dalam proses penyiapan kerjasama dengan telco lainnya. Yang khusus dari layanan kami juga adalah bahwa Sinar Sip merupakan layanan m-bankingdimana nasabah Sinar Sip dapat melakukan transaksi apabila mempunyai rekening lainnya di Bank Sinar. UPLK yang ditunjuk dapat melayani masyarakat yang akan melakukan pembukaan rekeningSinar Sip, penarikan, penyetoran danadan transaksi lainnya khusus untuk rekening Sinar Sip.

Bank Sinar akan bekerjasama denganUPLK di 3 (tiga) Kecamatan di Bali yang wilayahnya memiliki keterbatasan akses pada layanan bank. Dengan adanya UPLK ini nasabah dapat membuka rekening dengan hanya membawa handphone dengan SIM card GSM dan fotokopiKTP, serta mengisi formulir yang telah disediakan di UPLK.  UPLK  kemudian akan membantu nasabah hingga rekening nasabah aktif dengan statusBasic Account sampai dengan dokumen diterima bank akan menjadi full service account.

Hingga akhir April 2013 jumlah nasabah Sinar Sip sudah mencapai mencapai 2.607 rekeningdengan porsi unbanked sebanyak 18,78% dan menunjukkan peningkatan dari bulan ke bulan. Dari bulan Januari s/d April 2013 total frekwensi transaksi mencapai 15.003 dengan nilai sebesar Rp. 743,64 juta.Adapun 3 (tiga)transaksi terbesar yang dilakukan nasabah adalah setor, pembelian dan pengiriman uang.

Faktor biaya operasional dan infrastruktur yang menjadi pertimbangan Bank dalam pembukaan cabang untuk dapat memberikan pelayanan perbankan kepada masyarakat di daerah pedesaan. Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, per Juni 2012 jumlah jaringan kantor milik 120 bank mencapai 15.372 buah. Namun, jumlah sebanyak itu belum bisa menjangkau seluruh masyarakat Indonesia yang tersebar di 33 provinsi, bahkan sebagian di antaranya terisolasi karena minimnya infrastruktur. Masih banyak populasi penduduk di Indonesia yang belum memiliki rekening tabungan dan terjangkau layanan perbankan terutama di daerah pedalaman atau pedesaan.

Inisiatif layanan branchless banking Bank Sinar didasari juga oleh cara bisnis baru yang mengarap pasar mikro/low segmen sehingga inline dengan bisnis yang sudah dikuasai sampai dengan saat ini untuk menambah potensi kredit customer based branchless banking. Selain Bank Sinar bank lain yang turut serta dalam pilot project branchless banking antara lain Bank Mandiri, Bank BRI, Bank CIMB Niaga dan BTPN. (csc)

Slide 1 Slide 1
 
Call Center +62 361 227887
Copyright © 2016 PT. Bank Mandiri Taspen Pos. All Rights Reserved.