Links

Pencarian
Suku Bunga & Tarif
Simulasi
 

Ikuti Kami di




Bank Mantap Mencatatkan Obligasi Senilai Rp 2 Triliun

Sumber Photo : Bank Mantap.

Jakarta, 12 Juli 2017 – Penerbitan obligasi oleh Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) senilai Rp 2 Triliun dicatatkan di Bursa Efek Indonesia, obligasi yang telah mendapatkan peringkat AA (idn) dari Fitch Rating yakni Seri A yang memiliki nilai emisi Rp 1,5 triliun dengan tingkat bunga tetap 8,5 persen pertahun dan jangka waktu 3 tahun. Seri B memiliki nilai emisi Rp 500 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,75 persen dan jangka waktu 5 tahun, dengan empat perusahaan penjamin emisi yakni Mandiri Sekuritas, BCA Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan Bahana Sekuritas.


Pada yang kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menjelaskan bahwa Bank Mantap membutuhkan obligasi di pasar modal karena pertumbuhan kredit yang ekspansif. Hal itu ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit pada Q2 2017 secara tahunan tumbuh sebesar 174,4 persen pada Juni 2017 menjadi Rp 7,54 triliun dari Rp 2,74 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dari pencapaian tersebut, menopang pertumbuhan aset perseroan yang tercatat sebesar Rp 9,79 triliun atau tumbuh 136,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


“Pencapaian tersebut tak lepas dari komitmen perseroan dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan pensiunan PNS serta TNI/Polri yang bertujuan memperkuat kemandirian nasional dan meningkatkan daya saing. Sebagai perusahaan anak Bank Mandiri dan Taspen, Bank Mantap telah menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp 5,6 triliun atau tumbuh 211,5 persen yoy, yang disalurkan untuk pembiyayaan kredit Retail Rp 1,11 triliun dan kredit Mikro sebesar Rp 1,19 triliun,” ungkap Jos.


Secara segmentasi, Jos melanjutkan, perseroan terus meningkatkan penyaluran kredit ke seluruh bisnis dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen pensiunan yang mencapai 552,1 persen menjadi Rp 5,22 triliun pada akhir bulan Juni 2017. Selain itu atas peningkatan penyaluran kredit dan akuisisi nasabah pensiunan dan UMKM, perseroan juga telah berhasil membukukan laba menjadi sebesar Rp 67,51 miliar pada akhir bulan Juni 2017 atau meningkat sebesar 178 persen secara yoy.


“Peningkatan laba tersebut juga didorong dari efisiensi operasional yang telah dilakukan sehingga rasio atas pendapatan (CER) dapat ditekan menjadi 65,90 persen dibulan Juni 2017 atau turun sebesar -7,23 persen dari tahun 2016 sebesar 73,12 persen,” tutur Jos.


Kepercayaan masyarakat kepada Bank Mantap juga terus tumbuh yang ditunjukkan dengan naiknya penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) menjadi Rp 7,98 triliun pada Juni 2017 dari Rp 3,36 triliun pada tahun sebelumnya atau tumbuh 137,57 persen yoy. Dari pencapaian tersebut, didorong oleh peningkatan Deposito sebesar Rp 2,79 triliun menjadi Rp 6,77 triliun atau tumbuh 142,37 persen yoy dan dana murah (giro dan tabungan) yang mencapai Rp 1,21 triliun tumbuh 113,91 persen dari periode sebelumnya.


Sebagai upaya untuk meningkatkan pembiayaan dan pengumpulan dana masyarakat melalui peningkatan kenyamanan bertransaksi, Bank Mantap terus mengembangkan jaringan kantor cabang, jaringan elektronik, maupun jaringan layanan lainnya. Hingga Juni 2017, Bank Mantap telah memiliki jaringan kantor 146 unit yang rencananya pada akhir 2017 berjumlah 186 unit ditambah dengan layanan 9 mobil kas keliling.

Slide 1 Slide 1
 
Call Center +62 361 227887
Copyright © 2016 PT. Bank Mandiri Taspen Pos. All Rights Reserved.